Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Sosok Fotografer Antara yang Hilang, Bagus Khoirunas dan Cerita di Balik Karya Foto yang Selalu Dirindukan

📅 Jumat, 18 Sep 2026, 06:46 WIB | Oleh:

Rombongan tersebut terdiri dari delapan orang. Selain Bagus, terdapat empat pewarta foto lainnya, yakni Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni, Yudhistira dari iNews, dan Firdaus dari Anadolu. Tiga orang sisanya adalah Sukarman dan Warta sebagai kru kapal, serta Heriyanto selaku pemandu. Mereka berlayar bersama menggunakan kapal cepat KM Arupadhatu I.  

Namun, misi peliputan tersebut berubah menjadi operasi pencarian oleh Basarnas setelah kapal yang mereka tumpangi dilaporkan hilang kontak. Posisi terakhir kapal tercatat berada pada koordinat 6°14'40.52"S 105°40'49.48"T, yaitu di antara Pulau Rakata dan Pulau Sertung.

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) secara masif pun langsung dikerahkan. Tidak tanggung-tanggung, operasi digelar selama 10 hari penuh oleh tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polairud, hingga nelayan setempat.  

Berbagai armada laut termasuk kapal tempur, helikopter, hingga teknologi penyisiran udara menggunakan drone dikerahkan untuk mengitari titik-titik koordinat SARMAP. Luas area pencarian mencapai 8.509 mil laut (nautical mile/NM) persegi, meliputi perairan sekitar Gunung Anak Krakatau (Banten dan Lampung) hingga perairan Samudra Hindia di sebelah barat Pulau Belimbing menuju selatan Pulau Enggano, Bengkulu.  

Sesuai prosedur standar operasi (SOP) pelaksanaan SAR, masa pencarian resmi ditutup pada hari ke-10 setelah seluruh upaya optimal belum membuahkan hasil.

Suasana penuh harapan agar kedelapan penumpang dapat ditemukan terasa begitu haru saat deretan bingkai foto berhias kelopak mawar putih berjajar di atas meja. Momen itu mengemuka dalam prosesi doa bersama yang digelar di Posko SAR Utama Dermaga Carita, Kamis (17/9) malam.

Di sanalah keluarga inti, rekan sekantor, sahabat jurnalis, pejabat pemerintah, anggota legislatif, pimpinan perusahaan, jajaran tim SAR gabungan, hingga segenap warga Pandeglang bersimpuh untuk saling membesarkan hati.

Direktur Pemberitaan ANTARA, Virgandhi Prayudantoro, mengatakan bahwa sejak awal menerima informasi mengenai hilangnya kontak dengan Bagus, ANTARA terus melakukan berbagai upaya untuk mendukung proses pencarian. Langkah tersebut meliputi koordinasi bersama tim SAR gabungan, pendirian pos koordinasi di Carita, hingga pendampingan terhadap keluarga Bagus.

ANTARA menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polri, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Perhubungan, rekan-rekan media, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung proses pencarian Bagus.

Terkait langkah selanjutnya, ANTARA akan mengikuti perkembangan lebih lanjut bersama pihak-pihak terkait dan menghormati secara penuh setiap keputusan yang nantinya diambil oleh keluarga.

Selama menjalankan tugas di ANTARA, Bagus telah menunjukkan dedikasi, kerja keras, dan tanggung jawab yang luar biasa sebagai pewarta. Hal itu tercermin dalam karya-karya jurnalistiknya yang menjadi teladan sekaligus cerminan semangat serta kinerja pewarta ANTARA.

"Kami sangat menghargai pengabdian, dedikasi, dan kontribusi Bagus selama menjadi bagian dari keluarga besar ANTARA," kata Virgandhi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.