Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BATIC 2026 Dorong Forum Digital Berkelanjutan, 2,3 Ton Sampah Berhasil Dikelola

📅 Jumat, 18 Sep 2026, 11:25 WIB | Oleh:
BATIC 2026 Dorong Forum Digital Berkelanjutan, 2,3 Ton Sampah Berhasil Dikelola Doc: Telkom
Ket. PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) membawa konsep keberlanjutan dalam penyelenggaraan Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 di Nusa Dua, Bali, pada 24–28 Agustus 2026. Melalui tiga pilar utama, Telin berupaya mengurangi dampak lingkungan sekaligus menghadirkan manfaat sosial dari forum digital berskala internasional.

JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) membawa konsep keberlanjutan dalam penyelenggaraan Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 di Nusa Dua, Bali, pada 24 - 28 Agustus 2026. Melalui tiga pilar utama, Telin berupaya mengurangi dampak lingkungan sekaligus menghadirkan manfaat sosial dari forum digital berskala internasional tersebut.

Tiga pilar yang diterapkan dalam BATIC 2026 meliputi BATIC Green Journey, Connected by Purpose, dan Collective Carbon Action. Ketiganya dirancang agar kegiatan bisnis dan kolaborasi industri dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga lingkungan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.

BATIC 2026 menjadi ruang bagi Telin untuk memperkuat konektivitas dan sinergi di industri digital Asia Pasifik sekaligus mendorong praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab. Melalui semangat "Better Together", para delegasi, mitra, dan pemangku kepentingan diajak menjadikan perjalanan, pertemuan, hingga kolaborasi sebagai bagian dari upaya menciptakan manfaat yang lebih luas.

Chief Executive Officer Telin Abdul Rahman Ansyori mengatakan keberlanjutan menjadi bagian penting dalam pengembangan ekosistem digital perusahaan. Menurutnya, kemajuan industri perlu berjalan bersama dengan komitmen terhadap lingkungan dan masyarakat.

"Keberlanjutan merupakan bagian penting dari cara Telin membangun dan mengembangkan ekosistem digital. Di BATIC 2026, kami ingin menunjukkan bahwa keberlanjutan harus tumbuh bersama kemajuan industri, komitmennya harus sama kuat," kata Ansyori.

Pilar pertama, BATIC Green Journey, diarahkan untuk mengurangi dampak lingkungan yang berasal dari perjalanan peserta maupun operasional acara. Program ini mencakup Green Travel, Green Stay, dan Waste Management yang diterapkan sejak persiapan hingga setelah rangkaian kegiatan selesai.

Melalui Green Travel, Telin menyediakan pilihan transportasi bersama bagi peserta untuk mengurangi penggunaan kendaraan secara individual. Sementara Green Stay dilakukan melalui kerja sama dengan hotel dan lokasi acara yang memiliki sertifikasi atau menerapkan praktik ramah lingkungan.

Aspek pengelolaan lingkungan juga diperkuat melalui sistem Waste Management yang diterapkan secara terpadu. Selama BATIC 2026 berlangsung, sekitar 2,3 ton sampah berhasil dikelola dan 79 persen di antaranya didaur ulang sehingga tidak berakhir di tempat pembuangan akhir.

Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai metode, termasuk daur ulang, pengomposan, dan pengurangan sampah sejak dari sumbernya. Strategi tersebut tercatat mampu menghindari emisi sebesar 1.643 kilogram setara karbon dioksida, sehingga pengelolaan operasional acara turut berkontribusi terhadap pengurangan jejak lingkungan.

Pilar kedua, Connected by Purpose, menempatkan manusia dan komunitas sebagai bagian dari agenda keberlanjutan BATIC 2026. Pilar ini diwujudkan melalui program EmpowHER, Charity Fun Run, serta pengenalan budaya dan komunitas lokal kepada peserta internasional.

Dalam program EmpowHER bertajuk "Connected by Design: Women Shaping the Digital Ecosystem", Telin menghadirkan ruang diskusi mengenai peran perempuan dalam membentuk ekosistem digital. Pembahasan tersebut mencakup isu kepemimpinan, inovasi, dan partisipasi perempuan di industri digital dengan pendekatan yang lebih inklusif.

Kontribusi sosial juga diwujudkan melalui Charity Fun Run yang diikuti para delegasi BATIC 2026. Dari kegiatan tersebut, terkumpul dana sebesar 10.000 dolar AS yang akan disalurkan kepada Koperasi Wasita Dharma Buana untuk mendukung pemulihan masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur.

Selain kegiatan sosial, Telin turut memasukkan budaya dan kearifan lokal ke dalam berbagai elemen penyelenggaraan BATIC 2026. Kehadiran unsur budaya tersebut memberikan kesempatan bagi peserta internasional untuk mengenal kekayaan Indonesia sekaligus membuka ruang keterlibatan bagi komunitas dan pelaku usaha setempat.

Sementara itu, pilar ketiga, Collective Carbon Action, diwujudkan melalui program Miles to Mangrove. Program tersebut mengonversi riwayat perjalanan udara peserta BATIC 2026 menjadi komitmen aksi iklim melalui penanaman mangrove di sepanjang garis pantai Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Ekonomi
IHSG Hari Ini Bergerak Naik...

Keren, Pelita Air Raih Top SOE Subsidiaries Award 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Keren, Pelita Air Raih Top ...
Advertisement
Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.