Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebocoran Data di ASEAN Capai US$4,12 Juta, Serangan Berbasis AI Kian Mengancam

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 23:43 WIB | Oleh:
Kebocoran Data di ASEAN Capai US$4,12 Juta, Serangan Berbasis AI Kian Mengancam Doc: IBM
Ket. Ilustrasi membahas kebocoran data. Studi IBM mencatat rata-rata kerugian akibat kebocoran data di ASEAN mencapai US$4,12 juta pada 2026, di tengah meningkatnya serangan siber berbasis AI.

JAKARTA — Ancaman serangan siber berbasis kecerdasan buatan (AI) semakin memberi tekanan terhadap organisasi di kawasan Asia Tenggara. Studi IBM Cost of a Data Breach 2026 mencatat, rata-rata kerugian akibat kebocoran data yang dialami organisasi di ASEAN mencapai 4,12 juta dollar AS atau sekitar Rp65 miliar.

Studi tersebut menunjukkan bahwa serangan siber kini tidak hanya semakin kompleks, tetapi juga mulai memanfaatkan kemampuan AI untuk mempercepat dan meningkatkan efektivitas serangan. Hampir tiga dari 10 organisasi di ASEAN yang mengalami kebocoran data akibat serangan siber mengatakan bahwa insiden yang mereka alami melibatkan penggunaan AI.

Kondisi ini membuat organisasi menghadapi tantangan ganda. Di satu sisi, mereka harus melindungi sistem digital yang semakin kompleks. Di sisi lain, mereka perlu mengantisipasi pelaku serangan yang dapat memanfaatkan AI untuk melakukan serangan dengan biaya lebih rendah dan dalam waktu lebih singkat.

Namun, penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa penggunaan AI dan otomatisasi untuk keamanan siber dapat membantu menekan dampak finansial akibat kebocoran data.

Organisasi yang telah menggunakan AI dan otomatisasi keamanan secara luas mencatat rata-rata biaya kebocoran data sebesar 3,66 juta dollar AS. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan 4,86 juta dollar AS yang dicatat organisasi yang belum memanfaatkan teknologi tersebut.

Selain kerugian yang lebih rendah, organisasi yang menerapkan AI dan otomatisasi juga mampu mengidentifikasi serta menangani insiden kebocoran data 123 hari lebih cepat.

“Dengan semakin luasnya pemanfaatan AI, serangan siber kini dapat dilakukan dengan lebih murah dan cepat,” kata Catherine Lian, General Manager IBM ASEAN melalui siaran pers pada hari Selasa (11/8).

Menurut Lian, kondisi tersebut membuat proses investigasi kebocoran data menjadi semakin sulit bagi organisasi di kawasan ASEAN. Semakin lama sebuah insiden ditangani, semakin besar pula potensi dampak operasional dan biaya yang harus ditanggung.

“Temuan kami menegaskan pentingnya AI dan otomatisasi dalam keamanan siber untuk merespons ancaman yang juga semakin didukung AI,” tambahnya.

Sektor Keuangan Menanggung Kerugian Tertinggi

Risiko kebocoran data tidak tersebar secara merata di seluruh sektor. Studi IBM menemukan bahwa sektor jasa keuangan mencatat rata-rata biaya kebocoran data tertinggi di ASEAN, yakni mencapai 6,53 juta dollar AS.

Sektor industri berada di posisi berikutnya dengan rata-rata kerugian 5,99 juta dollar AS, sementara sektor komunikasi mencatat rata-rata 4,28 juta dollar AS.

Tingginya biaya pada sektor-sektor tersebut menunjukkan besarnya risiko yang dihadapi organisasi yang mengelola data dalam jumlah besar dan memiliki ketergantungan tinggi terhadap infrastruktur digital.

Sektor keuangan, misalnya, tidak hanya menyimpan informasi pribadi dan transaksi nasabah, tetapi juga menjadi bagian penting dari sistem ekonomi yang sangat bergantung pada ketersediaan layanan digital.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
Megapolitan
Proses Belajar dari Rumah T...
Advertisement
Ramai-ramai Memprotes Buku Islam Ala Prabowo   

Ramai-ramai Memprotes Buku Islam Ala Prabowo  

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.