Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Investment Award 2026 Masuk Tahap Akhir, 5 Aspek Jadi Tolok Ukur Penilaian

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 16:20 WIB | Oleh:
Jakarta Investment Award 2026 Masuk Tahap Akhir, 5 Aspek Jadi Tolok Ukur Penilaian Doc: DPMPTSP DKI Jakarta
Ket. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memasuki tahap akhir penilaian Jakarta Investment Award (JIA) 2026. Tahapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Penilaian Akhir yang digelar di Hotel The Westin Jakarta, Senin (31/8/2026).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memasuki tahap akhir penilaian Jakarta Investment Award (JIA) 2026. Tahapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Penilaian Akhir yang digelar di Hotel The Westin Jakarta, Senin (31/8/2026).

JIA 2026 tidak hanya diarahkan untuk mencari perusahaan dengan nilai investasi paling besar. Pemprov DKI Jakarta ingin memberikan apresiasi kepada pelaku usaha yang mampu memberikan kontribusi dan dampak nyata terhadap pembangunan ibu kota.

Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta Budya Pryanto Putra mengatakan proses penilaian akhir mempertemukan unsur pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan terkait. Keterlibatan lintas sektor tersebut dilakukan untuk melihat kontribusi masing-masing calon penerima penghargaan secara lebih menyeluruh sebelum penerima JIA 2026 ditetapkan.

“Proses penilaian melibatkan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, BPJS Ketenagakerjaan, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Wilayah DKI Jakarta, serta sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” ujar Budya.

Dalam FGD tersebut, Tenaga Ahli Penilaian Nominasi JIA 2026 memaparkan sejumlah pelaku usaha yang telah masuk dalam tahap penilaian akhir. Paparan kemudian dibahas bersama peserta FGD untuk mendapatkan perspektif lintas sektor mengenai kontribusi setiap nominasi terhadap pembangunan Jakarta.

Budya menegaskan, JIA 2026 menggunakan pendekatan yang lebih luas dalam melihat kualitas investasi. Pelaku usaha tidak hanya dinilai berdasarkan nilai modal yang ditanamkan, tetapi juga berdasarkan manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat, perekonomian, dan perkembangan kota Jakarta.

“JIA bukan sekadar mencari siapa yang investasinya paling besar. Kami ingin memberikan apresiasi kepada pelaku usaha yang mampu menunjukkan kontribusi nyata bagi Jakarta, baik melalui penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi, inovasi, maupun kontribusi terhadap pembangunan kota,” katanya.

Pendekatan tersebut membuat aspek dampak menjadi salah satu perhatian utama dalam proses penilaian. Pemprov DKI Jakarta berharap penghargaan dapat diberikan kepada perusahaan yang mampu menunjukkan kualitas investasi sekaligus memberikan nilai tambah bagi perkembangan Jakarta.

Penilaian lintas sektor dalam JIA 2026 mencakup sejumlah aspek utama, yakni investasi, penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi, inovasi, dan keberlanjutan. Kelima aspek tersebut digunakan untuk melihat sejauh mana kegiatan usaha mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi Jakarta.

Dengan pendekatan tersebut, penyelenggara ingin mendorong dunia usaha agar tidak hanya berorientasi pada besarnya investasi. Investasi yang masuk diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan, mendorong aktivitas ekonomi, menghadirkan inovasi, serta berjalan secara berkelanjutan.

Budya mengatakan keterlibatan berbagai unsur dalam proses penilaian juga menjadi bagian penting untuk menjaga objektivitas penghargaan. Masukan dari pemerintah, dunia usaha, dan lembaga terkait diperlukan agar penilaian terhadap calon penerima JIA tidak hanya melihat satu sisi, melainkan menggambarkan kontribusi pelaku usaha secara utuh.

“Kami ingin proses penilaian dilakukan secara komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan. Masukan dari pemerintah, dunia usaha, dan lembaga terkait penting untuk melihat kontribusi pelaku usaha secara lebih utuh, bukan hanya dari sisi nilai investasi, tetapi juga dari dampaknya terhadap masyarakat dan perekonomian Jakarta,” kata Budya.

Jakarta Investment Award merupakan bentuk apresiasi Pemprov DKI Jakarta kepada pelaku usaha yang ikut menciptakan ekosistem investasi yang kondusif, inovatif, dan berkelanjutan. Penghargaan tersebut juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat kepercayaan investor sekaligus meningkatkan daya saing Jakarta sebagai kota global.

Melalui JIA 2026, Pemprov DKI Jakarta ingin menunjukkan bahwa investasi berkualitas tidak semata-mata diukur dari besarnya nilai modal. Kontribusi terhadap masyarakat, pertumbuhan ekonomi, inovasi, penciptaan lapangan kerja, serta keberlanjutan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem investasi yang mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp89.500/...

Indonesia Tertinggal 0-2 dari Tiongkok

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Tertinggal 0-2 da...

Atlet Angkat Besi Saatnya Unjuk Kekuatan di Asian Games

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Atlet Angkat Besi Saatnya U...
Advertisement
Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.