Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepala DPMPTSP Sebut JIF Summit 2026 Bukan Cuma Soal Angka Investasi

📅 Sabtu, 29 Agu 2026, 10:25 WIB | Oleh:
Kepala DPMPTSP Sebut JIF Summit 2026 Bukan Cuma Soal Angka Investasi Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta resmi menggelar Jakarta Investment Festival (JIF) Summit 2026 di Grand Ballroom, Shangri-La Jakarta, Kamis (27/8/2026).

JAKARTA - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta resmi menggelar Jakarta Investment Festival (JIF) Summit 2026 di Grand Ballroom, Shangri-La Jakarta, Kamis (27/8/2026). Forum investasi yang berlangsung selama dua hari hingga Jumat (28/8/2026) tersebut mempertemukan pemerintah, investor, pelaku usaha, akademisi, lembaga keuangan, serta mitra pembangunan.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus memperluas akses terhadap peluang investasi di ibu kota. Kepala DPMPTSP DKI Jakarta Heru Hermawanto mengatakan JIF Summit 2026 dirancang sebagai ruang pertemuan bagi berbagai pihak untuk membahas arah pembangunan Jakarta ke depan.

"JIF Summit 2026 bukan sekadar forum untuk memperkenalkan peluang investasi di Jakarta, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan pemerintah, investor, dunia usaha, akademisi, dan mitra pembangunan dalam membangun Jakarta ke depan," ujar Heru, Kamis (27/8/2026).

Menurut Heru, investasi yang masuk ke Jakarta diharapkan tidak hanya diukur berdasarkan besarnya nilai modal yang ditanamkan. Investasi juga perlu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan ekonomi, peningkatan inovasi, serta pengembangan daya saing kota.

"Kami ingin investasi yang masuk ke Jakarta tidak hanya besar dari sisi nilai, tetapi juga berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.

Ia menambahkan, pembangunan Jakarta sebagai kota global membutuhkan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, lembaga pembiayaan, akademisi, dan mitra internasional.

Salah satu agenda strategis yang menjadi perhatian dalam JIF Summit 2026 adalah transformasi kawasan pesisir Jakarta. Pengembangan kawasan tersebut dinilai membutuhkan pendekatan lintas sektor sekaligus dukungan pembiayaan dan investasi agar dapat berjalan secara berkelanjutan.

Kepala Unit Pengelola Jakarta Investment Centre (UP JIC) DPMPTSP DKI Jakarta Ezrin Kartika mengatakan agenda hari pertama JIF Summit 2026 diselenggarakan secara paralel di empat area utama. Keempatnya terdiri atas Main Stage, Paviliun 1 bertema Future Proof City, Paviliun 2 Minds to Market, dan Paviliun 3 Capital that Connects.

Menurut Ezrin, JIF Summit tidak hanya difokuskan pada forum diskusi mengenai investasi, tetapi juga menjadi wadah untuk mempertemukan investor dengan proyek-proyek yang memiliki peluang untuk dikembangkan. Dengan pendekatan tersebut, peserta dapat melihat secara lebih langsung berbagai potensi investasi yang tersedia di Jakarta.

"JIF Summit kami rancang sebagai platform yang mempertemukan investor dengan peluang investasi secara lebih terarah. Karena itu, kami tidak hanya menghadirkan diskusi, tetapi juga memperkenalkan proyek dan potensi konkret yang dapat ditindaklanjuti," jelas Ezrin.

Sesi pembukaan di Main Stage mengangkat tema “The Road Ahead for Jakarta's Coastal Transformation” dengan menghadirkan pembicara dari berbagai lembaga. Selain itu, agenda JIF Summit juga menampilkan sejumlah proyek strategis BUMD Jakarta yang mencakup pengelolaan air limbah, smart warehouse, transportasi, pariwisata, hingga sektor bisnis dan gaya hidup.

"Presentasi proyek BUMD menjadi salah satu bagian penting dalam JIF Summit karena investor dapat melihat langsung berbagai peluang yang sedang dikembangkan Jakarta, mulai dari infrastruktur, utilitas, transportasi, hingga sektor pariwisata dan gaya hidup," ujar Ezrin.

Rangkaian acara juga diisi Startup Pitching Session yang merupakan hasil kolaborasi dengan Pijar Foundation dan UK Indonesia Tech Hub. Selain itu, terdapat Investalk bersama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) dan BPJS Ketenagakerjaan.

JIF Summit turut menghadirkan Fireside Chat bertajuk “Women in Leadership: Perspectives for Jakarta's Future” yang digelar melalui kolaborasi dengan British Embassy, BritCham Indonesia, dan Pijar Foundation. Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia Dyah Roro Esti hadir sebagai pemberi keynote speech dalam agenda tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Pangan Tak Boleh Jalan di Tempat, Riset IPB Buka Peluang Besar
    Pertumbuhan industri mamin 6,51% ini merupakan sinyal positif ...
  • BeFa Bangun Kawasan Industri AI-Ready Pertama di Indonesa
    Artikel ini memberikan wawasan edukatif yang sangat mencerahkan ...
  • Menperin: Industri Hijau Bukan Beban, Tapi Investasi Jangka Panjang untuk Tembus Pasar Global
    Artikel dari Koran Jakarta ini sangat informatif dan ...
  • Tak Lagi Jadi Penonton, IKM Komponen Dibawa Masuk Rantai Industri Besar
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM logam ke dalam rantai ...
  • Setop Impor Agar Petani Tebu Termotivasi Meningkatkan Produktivitas
    Sebagai praktisi di industri pengolahan pangan, saya sangat ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Wisata Pantai di Gunung Kidul Makin Gampang, Kelok 23 Jadi Senjata Baru Lawan Kemacetan

Wisata Pantai di Gunung Kidul Makin Gampang, Kelok 23 Jadi Senjata Baru Lawan Kemacetan

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.