Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKPM Bongkar Sumbatan Investasi, Debottlenecking Jadi Senjata Baru

📅 Minggu, 30 Agu 2026, 21:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
BKPM Bongkar Sumbatan Investasi, Debottlenecking Jadi Senjata Baru Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi-Gedung Kementerian Investasi dan Hilirisasi - BKPM.

JAKARTA – Memperkuat kualitas iklim investasi menjadi kunci untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Kepastian regulasi, kemudahan perizinan, kualitas infrastruktur, serta pelayanan publik yang responsif menjadi faktor penting dalam meyakinkan investor untuk menanamkan modal.

Iklim investasi yang sehat tidak hanya menarik modal baru, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, memperluas aktivitas usaha, dan meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terus memperkuat kualitas iklim investasi melalui penyederhanaan layanan perizinan, peningkatan kepastian hukum, serta fasilitasi penyelesaian berbagai hambatan investasi atau debottlenecking.

Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan proyek-proyek investasi dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu, menegaskan peran penting kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, serta pemangku kepentingan dalam mengawal pelaksanaan investasi.

Menurut Rosan, investasi global saat ini semakin bergerak menuju sektor-sektor strategis yang akan membentuk perekonomian masa depan, seperti infrastruktur digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), energi bersih, manufaktur maju, hingga mineral kritis.

“Tahap berikutnya dari hilirisasi tidak hanya berkutat seputar mineral dan pengolahannya, namun merambah ke infrastruktur digital, teknologi, inovasi dan industri yang akan menentukan pertumbuhan dunia masa mendatang," katanya.

Selain memperkuat fasilitasi investasi, BKPM juga mendorong peningkatan kepastian berusaha melalui proses bisnis yang semakin dapat diprediksi.

Ini dinilai penting karena keputusan investasi saat ini tidak hanya mempertimbangkan pasar domestik dan biaya produksi, tetapi juga stabilitas, kepastian usaha, kemitraan, keandalan infrastruktur, serta visi jangka panjang.

Adapun dirinya saat menjadi pembicara kunci dalam Jakarta Investment Festival (JIF) Summit 2026 di Jakarta, Jumat (28/8) turut menyampaikan, Jakarta memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat pertumbuhan dan investasi utama yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia.

"Jakarta memiliki peran yang sangat penting dalam perjalanan ini,” ujar Menteri Rosan.

Sepanjang semester I 2026, realisasi investasi di Jakarta mencapai Rp173,6 triliun atau 17,2 persen dari total realisasi investasi nasional. Jakarta juga memberikan kontribusi 16,3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada triwulan II 2026.

Realisasi investasi tersebut ditopang sejumlah sektor utama, antara lain transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi dengan nilai investasi Rp54,4 triliun, sektor jasa lainnya sebesar Rp43,6 triliun, perdagangan dan reparasi Rp28,4 triliun, perumahan dan perkantoran Rp14 triliun, serta konstruksi Rp12,9 triliun.

"Kita ketahui bahwa Jakarta berkontribusi sangat signifikan terhadap total realisasi investasi di Indonesia, dan kalau kita lihat Jakarta hampir selalu masuk ke dalam lima besar bahkan semester ini peringkat I," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Nasional
Asosiasi Ojol Tolak Status ...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.