Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Musim Panen Tiba, 546 Ton Tembakau Jadi Asa Petani Tulungagung

📅 Selasa, 15 Sep 2026, 22:40 WIB | Oleh: Tim Penulis

Ia menyebut dari sekitar 2 ribu tanaman, serangan penyakit tersebut dapat mencapai 500 tanaman. Berbeda dengan serangan hama yang masih dapat ditangani menggunakan pestisida, tanaman yang terserang layu Fusarium harus segera dipanen.

"Kalau serangan hama, kami bisa mengatasi dengan penyemprotan pestisida. Tetapi kalau sudah terkena penyakit ini, mau tidak mau harus segera dipanen," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Menterinya aja kena OTT KPK :D
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
Daerah
Gunungkidul Bersiap Hadapi ...
Olahraga
Formula 1: Wolff Yakin Russ...
Ekonomi
BBM Subsidi Tetap, Keputusa...

Pulang Kampung, Coutinho Reuni dengan Neymar di Santos

41 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Pulang Kampung, Coutinho Re...
Daerah
Terjawab! Ini Alasan Sleman...
Advertisement
Kementan Tegaskan Stok Beras Nasional Aman hingga 10 Bulan ke Depan

Kementan Tegaskan Stok Beras Nasional Aman hingga 10 Bulan ke Depan

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.