Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prediksi Cuaca Ekstrem dan Potensi Banjir Rob di Lombok-Sumbawa Pekan Ini

📅 Sabtu, 14 Feb 2026, 18:30 WIB | Oleh:
Prediksi Cuaca Ekstrem dan Potensi Banjir Rob di Lombok-Sumbawa Pekan Ini Doc: ANTARA/Ogen
Ket. Banjir rob melanda kawasan pesisir Senggarang, Kota Tanjungpinang, Kepri pada awal tahun 2026.

MATARAM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat di sepanjang pesisir Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk meningkatkan kewaspadaan selama sepekan ke depan.

Pasalnya, fenomena pasang maksimum air laut diprediksi memicu banjir rob yang berpotensi melanda sejumlah wilayah di Pulau Lombok dan Sumbawa mulai 14 hingga 19 Februari 2026. Ancaman ini diperkirakan mencapai puncaknya pada malam hari dengan ketinggian pasang air laut hingga 1,8 meter.

"Potensi banjir rob yang terjadi akibat pasang maksimum air laut terjadi saat malam hari," kata Kepala Stasiun Meteorologi BMKG NTB Satria Topan Primadi di Mataram, Sabtu.

BMKG memprakirakan kondisi cuaca di perairan Lembar dan Sape didominasi berawan hingga hujan sedang dengan arah angin barat daya hingga barat laut.

Kecepatan angin berkisar antara 5 sampai 20 knot dengan tinggi gelombang mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.

Satria mengatakan pasang maksimum di perairan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, berpotensi mencapai ketinggian 1,8 meter yang terjadi pada pukul 22.00 sampai 23.00 WITA.

"Di Sape, Kabupaten Bima, pasang maksimum juga setinggi 1,8 meter dengan waktu pasang pada pukul 21.00 sampai 24.00 WITA," ujarnya.

Lebih lanjut Satria menyampaikan sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Ampenan, Sekarbela, Gerung, Lembar, Pemenang, Jerowaru, dan Labuhan Lombok di Pulau Lombok.

Sementara di Pulau Sumbawa mencakup wilayah pesisir Kabupaten Sumbawa, Labuhan Badas, Palibelo, Woha, Bolo, Langgudu, Soromandi, Sape, Rasanae Barat, Hu’u, dan Asakota.

BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir, bantaran sungai, serta daerah dataran rendah agar selalu waspada dan siaga terhadap kemungkinan dampak banjir rob tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.