Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

357,59 Hektare Terdampak Karhutla, BPBD Banjarbaru Perkuat Penanganan.

📅 Sabtu, 22 Agu 2026, 18:56 WIB | Oleh:
357,59 Hektare Terdampak Karhutla, BPBD Banjarbaru Perkuat Penanganan. Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarbaru Zaini Syahranie.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan memperkuat respons cepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setelah luas area terdampak kebakaran mencapai 357,59 hektare sejak 31 Juli hingga 21 Agustus 2026.

Penguatan respons dilakukan melalui kesiapsiagaan personel, percepatan verifikasi laporan, serta pengerahan petugas setelah informasi titik kebakaran dipastikan kebenarannya untuk mencegah api meluas.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarbaru Zaini Syahranie di Banjarbaru, Sabtu, mengatakan personel telah disiagakan sejak sebelum status siaga darurat diberlakukan, meskipun pihaknya masih membutuhkan tambahan armada untuk meningkatkan kemampuan penanganan di lapangan.

“Personel dalam keadaan siap, bahkan sebelum siaga darurat diberlakukan. Armada sementara masih kurang berupa unit tangki dan mobil rescue. Jika ditambah, tentunya akan menambah daya respons apabila terjadi kebakaran,” ujarnya.

Zaini menjelaskan setiap laporan dugaan karhutla yang diterima BPBD tidak langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan personel, tetapi terlebih dahulu diverifikasi untuk memastikan informasi tersebut benar dan lokasi kebakaran dapat diketahui secara tepat.

Proses verifikasi mencakup identitas pelapor, lokasi kejadian, jenis lahan yang terbakar, serta bukti visual berupa video. Langkah tersebut dilakukan agar petugas dapat menentukan kebutuhan penanganan sekaligus menghindari keterlambatan akibat informasi yang tidak akurat.

“Kalau sudah terkonfirmasi, dalam tempo yang tidak lama akan segera direspons,” katanya.

Dia mengatakan kecepatan respons menjadi penting karena petugas menghadapi sejumlah kendala saat melakukan pemadaman, mulai dari akses menuju lokasi yang sulit, keterbatasan sumber air, cuaca panas hingga angin kencang yang dapat mempercepat penyebaran api.

Kondisi tersebut semakin menantang ketika kebakaran terjadi di kawasan gambut dan perbukitan yang sulit dijangkau kendaraan. Karena itu, penambahan armada tangki dan mobil rescue dinilai dapat memperkuat mobilitas petugas sekaligus mempercepat dukungan ke titik kebakaran.

Selain memperkuat penanganan ketika api muncul, BPBD Banjarbaru melakukan pencegahan melalui patroli, pemasangan baliho peringatan, dan penyuluhan kepada masyarakat di kawasan yang rawan terdampak karhutla.

“Masyarakat juga harus turut serta melakukan pengawasan di lingkungan sekitar secara konsisten. Upaya pencegahan tidak akan berhasil tanpa adanya kesadaran bersama untuk tidak membakar lahan,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Panen Perdana Sorgum di Bogor
    Preview komentar:
    Nomor Telepon Call Center (Easycash) 24 Jam ...
    Hubugi Nomor WhatsApp (Shopee Spinjam) layanan Customer Service ...
  • Berikut Lokasi SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya pada Sabtu (22/8)
    Preview komentar:
    Cara Bukak blokir Bank BTN Syariah di Aplikasi ...
  • Rusun Manggarai Dibangun 24 Lantai, KAI Targetkan Rampung dalam 18 Bulan
    Preview komentar:
    Cara Bukak blokir Bank BTN Syariah di Aplikasi ...
    Cara Bukak blokir Bank BTN Syariah di Aplikasi ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Pameran Indonesia Custom Sh...
Luar Negeri
Norwegia Khawatir AS Bakal ...

Pagelaran Sabang Merauke

4 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pagelaran Sabang Merauke
Kebakaran Hutan Tak Kunjung Padam, Pemerintah Tetapkan Operasi Darat Ujung Tombak Penanganan Karhutla

Kebakaran Hutan Tak Kunjung Padam, Pemerintah Tetapkan Operasi Darat Ujung Tombak Penanganan Karhutla

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.