Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Pemkot: Sejumlah Wilayah Kota Tangerang Masuk Status Waspada dan Awas Kekeringan

27 Selasa, 15 Sep 2026, 14:19 WIB | Oleh:
Pemkot: Sejumlah Wilayah Kota Tangerang Masuk Status Waspada dan Awas Kekeringan Pemkot: Sejumlah Wilayah Kota Tangerang Masuk Status Waspada dan Awas Kekeringan Doc: ZIDAN FEBRIANSYAH

TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan meteorologis selama musim kemarau. Imbauan tersebut menyusul peringatan dini cuaca dan iklim dari BMKG Wilayah II untuk periode Dasarian II September 2026 atau 11 hingga 20 September 2026.

Berdasarkan informasi tersebut, seluruh wilayah Provinsi Banten masih berada pada musim kemarau. Sejumlah wilayah di Kota Tangerang juga masuk dalam status kewaspadaan kekeringan dengan tingkatan yang berbeda.

“Wilayah Batuceper, Cipondoh, dan Karang Tengah tercatat dalam status Waspada. Sementara itu, wilayah Benda dan Tangerang masuk dalam status Awas. Kondisi tersebut menjadi perhatian agar masyarakat dapat melakukan langkah mitigasi sejak dini,” papar Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, Senin (14/9).

Pemkot Tangerang mengajak masyarakat menggunakan air secara hemat dan bijak selama periode kemarau. Warga juga diimbau memastikan penggunaan air untuk kebutuhan sehari-hari dilakukan sesuai kebutuhan serta menghindari pemborosan.

”Selain menghemat air, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara terbuka. Kondisi lahan dan vegetasi yang mengering selama musim kemarau dapat meningkatkan risiko api mudah menyebar,” tutur Mahdiar.

Warga juga diimbau memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini melalui sumber resmi. Kewaspadaan masyarakat penting untuk membantu pemerintah mengantisipasi dampak kekeringan sekaligus mencegah potensi bencana lain yang dapat muncul selama musim kemarau.

”Pemkot Tangerang mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi kondisi tersebut. Langkah sederhana seperti menghemat air, menjaga lingkungan, serta segera melaporkan kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana dapat menjadi bagian dari mitigasi bersama,” imbau Mahdiar.

Masyarakat yang membutuhkan penanganan darurat dapat menghubungi 112 yang dapat diakses secara gratis. Selain itu, warga dapat menghubungi Hotline BPBD dan Damkar Kota Tangerang di 021-5582144 untuk mendapatkan bantuan dan penanganan sesuai kondisi di lapangan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.