Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Butuh Banyak SDM Unggul di Bidang Kemaritiman

📅 Selasa, 15 Sep 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Indonesia Butuh Banyak SDM Unggul di Bidang Kemaritiman Doc: ANTARA/HO-Dokumen Pribadi
Ket. Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menerima kunjungan Rektor Korean Maritime and Ocean (KMO) University di ruang kerjanya, Senin. (14/9).

Bengkulu – Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mengatakan Indonesia membutuhkan sumber daya manusia (SDM) unggul dalam jumlah besar untuk mengembangkan potensi kelautan dan kemaritiman nasional.

"Indonesia membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di bidang kelautan dan Kemaritiman dalam jumlah besar," kata Sultan melalui pesan elektronik yang diterima di Bengkulu, Senin (14/9).

Dikutip dari Antara, menurut Sultan, sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki potensi ekonomi biru yang besar sehingga membutuhkan institusi pendidikan kemaritiman dan kelautan yang lengkap, unggul, serta bertaraf internasional.

"Lautan Indonesia sangat kaya akan SDA, baik industri perikanan, garam hingga potensi carbon storage," ujarnya.

Karena itu, Sultan mendorong pemerintah melalui kementerian dan lembaga terkait untuk mengembangkan perguruan tinggi yang memiliki kekhususan di bidang kemaritiman dan kelautan.

Ia juga meminta pemerintah daerah berperan mengirimkan generasi muda untuk dipersiapkan menjadi calon ahli kemaritiman dan kelautan melalui lembaga pendidikan yang memiliki keunggulan di bidang tersebut.

Sejalan dengan itu, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menilai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) berperan penting sebagai acuan peningkatan kualitas SDM, termasuk di bidang pertahanan dan keamanan maritim.

Menurut Afriansyah, sertifikasi kompetensi merupakan instrumen strategis untuk memastikan tenaga kerja memiliki kemampuan yang terukur, profesional, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi modern.

"Sertifikasi kompetensi bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari sistem penjaminan mutu nasional untuk memastikan setiap personel memiliki kapasitas yang terukur, profesional, adaptif, dan memenuhi standar kebutuhan organisasi modern," ujarnya.

Ia mengatakan peningkatan kualitas sertifikasi penting untuk menyiapkan SDM maritim yang andal di tengah dinamika geopolitik global dan perkembangan teknologi.

Afriansyah juga menekankan pentingnya sinergi pemerintah, dunia pendidikan, industri, dan lembaga sertifikasi dalam mencetak SDM yang mampu bersaing secara global.

"Kolaborasi lintas sektor menjadi langkah konkret dalam menyiapkan SDM unggul menuju visi Indonesia Emas," katanya.

Hilirisasi Produk

Dari sisi ekonomi, Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda mengatakan ekonomi biru, termasuk perikanan tangkap dan ekowisata, memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
Advertisement
Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

07 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.