Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekrup Archimedes, Teknologi Kuno yang Tetap Digunakan hingga Kini

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 07:13 WIB | Oleh:

Perkembangan paling menarik dari teknologi ini terjadi ketika prinsip kerja sekrup dibalik. Jika pada awalnya sekrup digunakan untuk mengangkat air, dalam aplikasi pembangkit listrik air justru digunakan untuk memutar sekrup.

Air dari elevasi lebih tinggi diarahkan menuju bagian atas sekrup. Karena gaya gravitasi, air bergerak turun melalui ruang-ruang di antara bilah spiral. Aliran air memberikan gaya pada bilah dan menyebabkan sekrup berputar.

Poros yang berputar kemudian dihubungkan dengan generator. Energi mekanik dari putaran tersebut diubah menjadi energi listrik. Teknologi ini dikenal sebagai Archimedes screw turbine atau turbin sekrup Archimedes. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Bertarung  Gagah Perkasa Jatuh Bangun, Leo/Daniel Persembahkan Medali Emas Ganda Putra Bulu Tangkis

Bertarung Gagah Perkasa Jatuh Bangun, Leo/Daniel Persembahkan Medali Emas Ganda Putra Bulu Tangkis

29 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.