Dari Sarapan hingga Piknik, Momen Sederhana Bisa Jadi Quality Time Keluarga
📅 Senin, 28 Sep 2026, 20:45 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA — Meluangkan waktu bersama keluarga tercinta menjadi salah satu pilar utama untuk membangun kedekatan dan keharmonisan di tengah kesibukan rutinitas sehari-hari. Pesan penting ini diusung kembali oleh Lemonilo melalui perayaan ajang Family Happy Day 2026 yang dihelat di Menara Saujana, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Minggu (27/9/2026).
Family Happy Day secara konsisten diperingati setiap tanggal 23 September sejak tahun 2025 lalu. Inisiatif ini merupakan bagian dari kampanye berkelanjutan Lemonilo yang mengusung narasi kuat bertajuk “Semua Ibu Berhak Bahagia” dan “Happy Mom, Happy Family”, guna mengajak para keluarga menyediakan waktu khusus (quality time) untuk berinteraksi dan menikmati ragam aktivitas bersama.
Co-CEO Lemonilo, Shinta Nurfauzia, menjelaskan bahwa penetapan momentum khusus ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebahagiaan seorang ibu sekaligus menciptakan lebih banyak ruang kebersamaan di dalam rumah tangga.
“Sejak 2025, Lemonilo menetapkan 23 September sebagai Family Happy Day untuk mengingatkan bahwa ibu juga berhak mendapatkan kebahagiaan dan pentingnya menikmati waktu bersama keluarga. Karena ketika ibu bahagia, keluarga pun dapat menikmati lebih banyak momen kebersamaan,” ujar Shinta dalam keterangannya pada Senin (28/9/2026).
Menurut Shinta, waktu berkualitas bersama keluarga tidak selalu harus diwujudkan melalui agenda liburan besar yang rumit. Interaksi sederhana yang dijalin dengan perhatian penuh justru menjadi fondasi utama dari quality time yang bermakna.
“Quality time tidak selalu membutuhkan waktu panjang, tetapi dapat dimulai dari aktivitas sederhana yang dilakukan bersama secara penuh perhatian,” tambahnya.
Nikita Willy Bagikan Tips Menjaga Kehangatan Keluarga
Perayaan Family Happy Day 2026 ini semakin meriah dengan kehadiran aktris ternama, Nikita Willy, bersama keluarganya. Dalam sesi wicara (talkshow) bertajuk “Happy Family with Nikita Willy”, ia membagikan kisah inspiratif seputar cara keluarganya merawat kebersamaan di tengah kesibukan dunia hiburan.
Nikita menceritakan bahwa keluarganya selalu berupaya meluangkan waktu untuk melakukan kegiatan kecil bersama, seperti membiasakan sarapan pagi sebelum masing-masing anggota keluarga memulai aktivitas harian di luar rumah.
“Happy mom, happy family. Saya juga baru mengerti apa arti kalimat itu semenjak jadi ibu. Saya benar-benar baru merasakan kalau ibu happy, anak-anak jadi lebih happy. Suami juga happy. Jadi, kalau ibunya happy, satu rumah jadi happy,” ungkap Nikita penuh antusias.
Ia sependapat bahwa quality time tidak menuntut kegiatan yang muluk-muluk. Aktivitas bersantap bersama di meja makan, misalnya, terbukti efektif menjadi jembatan komunikasi yang hangat antara orang tua dan anak.
Perlunya Ruang bagi Ibu untuk Menjaga Keseimbangan Mental
Sesi wicara tersebut juga menghadirkan psikolog klinis terkemuka, Saskhya Aulia Prima, yang mengupas tuntas pentingnya menjaga kesejahteraan psikologis (well-being) serta ruang bagi orang tua—khususnya para ibu—untuk menyeimbangkan berbagai peran kehidupan.
Saskhya menyoroti masih kuatnya tekanan sosial yang kerap dibebankan kepada perempuan dalam ranah domestik dan pengasuhan anak.
“Tekanan terhadap orang tua, khususnya ibu, sejauh ini berat sebelah. Dalam banyak masyarakat Indonesia, perempuan dituntut mengurus anak dan harus becus, laki-laki tidak. Padahal, ibu juga perlu bahagia. Kalau ibu bahagia, otomatis pola asuh lebih optimal dan keluarga lebih harmonis,” tutur Saskhya.
Ia menekankan bahwa memberikan perhatian dan apresiasi terhadap kesehatan mental ibu merupakan langkah esensial dalam membangun ekosistem keluarga yang sehat dan suportif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!