Syarat Dagang Trump Dinilai Tak Adil, Kanada Pilih Hentikan Perundingan
📅 Selasa, 08 Sep 2026, 16:17 WIB | Oleh: Tim PenulisNamun, Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer mengatakan pemerintah AS memahami bahwa perlindungan bahasa Prancis merupakan isu sensitif dan penting bagi Kanada.
"Ini bukan sesuatu yang kami tekan, jadikan syarat, atau garis merah," kata Greer kepada CBC pada Agustus.
Perang Pernyataan
Ottawa dan Washington belum kembali ke meja perundingan dan justru terus saling melontarkan pernyataan keras.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan dirinya tidak menganggap hubungan AS-Kanada sebagai perang dagang karena ukuran ekonomi kedua negara sangat berbeda.
"Kami tidak sedang berperang dengan Kanada," kata Bessent di sela pertemuan para menteri keuangan G20 pada 31 Agustus.
Pernyataan tersebut disampaikan ketika ia menyindir kemampuan Kanada melakukan aksi balasan terhadap AS dengan mengacu pada dua kapal selam yang pernah menjadi atraksi di pusat perbelanjaan Edmonton Mall.
Ketegangan juga muncul setelah Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth melontarkan komentar yang dinilai mengejek penampilan seorang tentara Kanada melalui media sosial.
Carney sehari kemudian menyebut pernyataan tersebut "tidak pantas bagi pejabat yang bersangkutan" dan tidak konstruktif. Ia mengatakan kedua negara dapat kembali berdiskusi ketika AS berhenti membuat "meme" dan mulai serius dalam pembicaraan.
Trump juga menandatangani perintah pada Agustus untuk mengganti nama Danau Ontario, yang berada di perbatasan kedua negara, menjadi "Danau Amerika".
Kebijakan tersebut memicu kemarahan di Kanada dan memperkuat gelombang patriotisme di tengah meningkatnya ketegangan dengan AS. Sebelumnya, Trump juga mengganti nama Teluk Meksiko menjadi "Teluk Amerika" dan berulang kali menyatakan keinginannya agar Kanada menjadi negara bagian ke-51 AS.
Meski Carney mendapat dukungan publik di dalam negeri, perekonomian Kanada masih sangat bergantung pada AS. Hampir 60 persen impor Kanada berasal dari AS, sementara sekitar 70 persen ekspor Kanada ditujukan ke pasar AS.
Untuk membantu dunia usaha dan pekerja yang terdampak, pemerintah Kanada telah menyiapkan paket bantuan senilai 7,5 miliar dolar Kanada atau sekitar 5,4 miliar dolar AS.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!