Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ada Apa dengan Es Kutub? Ilmuwan Bakal Survei Pesisir Antarktika

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 16:47 WIB | Oleh:
Ada Apa dengan Es Kutub? Ilmuwan Bakal Survei Pesisir Antarktika Doc: Michelle Sole/Shutterstock

MELBOURNE - Tim ilmuwan di Australia yang mempelajari Antarktika merupakan bagian dari rencana internasional untuk melakukan survei geofisika di seluruh wilayah pesisir Antarktika dalam upaya memperbaiki prediksi kenaikan permukaan laut di masa depan.

Para ilmuwan akan melakukan tiga rangkaian survei mengelilingi benua Antarktika, yang diberi nama "RINGS around Antarctica", yang melacak aliran es di daratan, zona tempat transisi gletser darat menjadi lapisan es apung (grounding zone), dan lapisan es yang menghadap ke laut guna mengidentifikasi proses penting yang menyebabkan hilangnya es, ungkap sebuah pernyataan yang dirilis pada Senin (7/9) oleh Universitas Tasmania Australia (UTAS).

Penelitian yang telah dipublikasikan di jurnal Reviews of Geophysics terbitan American Geophysical Union ini merangkum pemahaman terkini tentang bagaimana es, lautan, atmosfer, dan Bumi padat berinteraksi di zona pesisir Antarktika, serta menyoroti kesenjangan pengetahuan penting dan perlunya peningkatan observasi pada skala pan-Antarktika.

"Kampanye ambisius dan terkoordinasi secara global ini akan mengatasi ketidakpastian terbesar dalam memprediksi kenaikan permukaan laut Antarktika, yang memiliki implikasi besar terhadap perencanaan pesisir dan upaya untuk mendukung negara-negara dataran rendah, termasuk negara-negara tetangga Australia di kawasan Pasifik," kata salah satu penulis utama dalam penelitian ini, Felicity McCormack, dari Securing Antarctica's Environmental Future yang berbasis di Universitas Monash Australia.

Penulis lain dalam penelitian ini, Zhao Chen dari Institut UTAS untuk Kajian Kelautan dan Antarktika, mengatakan rencana tersebut dapat membantu mengungkap seberapa jauh dan seberapa cepat laju penyusutan es di Antarktika dapat mengubah garis pantai di seluruh dunia.

Tinjauan ini ditulis oleh 80 ilmuwan dari seluruh dunia melalui RINGS Action Group dari Komite Ilmiah Penelitian Antarktika, yang mengoordinasikan upaya internasional untuk menyurvei zona pesisir Antarktika.

Para peneliti mengidentifikasi kesenjangan yang masih terus ada dalam pengamatan langsung terhadap topografi dasar laut di wilayah pesisir dan rongga di bawah lapisan es, yang dapat membatasi estimasi hilangnya es Antarktika dan kenaikan permukaan laut di masa mendatang. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
FILM

Descendants of The Sun Versi Indonesia Tayang 2027

41 menit yang lalu | Paundra Zakirulloh

Rona
Descendants of The Sun Vers...

Pemkot Bandung Perkuat Mitigasi Abu Vulkanik

46 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Perkuat Miti...
Daerah
Bandara Husein Sastranegara...
Daerah
Kota Bandung Siap Hadapi Pe...
Advertisement
Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.