Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polsek Abung Tengah Bentuk Posko Kesehatan untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 17:20 WIB | Oleh:
Polsek Abung Tengah Bentuk Posko Kesehatan untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik Doc: Polri
Ket. Polsek Abung Tengah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Abung Tengah membentuk Posko Kesehatan dan Siaga Bencana bagi masyarakat yang terdampak abu vulkanik akibat erupsi gunung berapi. Posko tersebut dibentuk sebagai langkah cepat untuk memberikan pelayanan sekaligus memastikan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan dampak lanjutan.

JAKARTA - Polsek Abung Tengah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Abung Tengah membentuk Posko Kesehatan dan Siaga Bencana bagi masyarakat yang terdampak abu vulkanik akibat erupsi gunung berapi. Posko tersebut dibentuk sebagai langkah cepat untuk memberikan pelayanan sekaligus memastikan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan dampak lanjutan.

Kegiatan pembentukan posko berlangsung pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Sejumlah lokasi menjadi bagian dari kegiatan tersebut, yakni Desa Gunung Besar, Jalan Raya Subik, Desa Pekurun Selatan, serta Puskesmas Abung Tengah yang ditetapkan sebagai Posko Kesehatan dan Siaga Bencana.

Pembentukan posko melibatkan berbagai unsur terkait di tingkat kecamatan. Unsur tersebut terdiri atas Camat Abung Tengah, Danramil Abung Barat, Kapolsek Abung Tengah, Kepala UPTD Puskesmas Abung Tengah, personel TNI-Polri, staf kecamatan, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Abung Tengah.

Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini melalui Kasi Humas Polres Lampung Utara IPTU Herawati mengatakan pembentukan posko menjadi bentuk kepedulian dan kesiapsiagaan aparat bersama pemerintah serta tenaga kesehatan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat yang terdampak abu vulkanik mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang diperlukan.

“Pembentukan Posko Kesehatan dan Siaga Bencana ini merupakan bentuk kepedulian serta kesiapsiagaan bersama dalam membantu masyarakat yang terdampak abu vulkanik. Kami juga terus mendorong sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan dan masyarakat,” ujar IPTU Herawati.

Menurut Herawati, keberadaan posko diharapkan dapat memudahkan warga memperoleh akses pelayanan kesehatan ketika mengalami gangguan akibat paparan abu vulkanik. Selain berfungsi sebagai tempat pelayanan, posko juga menjadi pusat koordinasi untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya dampak bencana berikutnya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjaga kesehatan dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Apabila mengalami gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik, masyarakat dapat segera mendatangi posko atau fasilitas kesehatan yang telah disiapkan,” katanya.

Herawati menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pelayanan masyarakat yang terdampak abu vulkanik. Pembentukan posko juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian, pemerintah, tenaga kesehatan, dan warga di wilayah terdampak.

“Yang tidak kalah penting adalah memastikan masyarakat merasa aman dan mendapatkan informasi yang tepat. Polri bersama seluruh stakeholder akan terus melakukan koordinasi dan memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak,” pungkasnya.

Dengan adanya Posko Kesehatan dan Siaga Bencana, penanganan masyarakat yang terdampak abu vulkanik diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat dan terkoordinasi. Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, dan masyarakat juga diharapkan terus berjalan selama situasi masih membutuhkan pemantauan.

Masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan setelah terpapar abu vulkanik diimbau segera memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah disediakan. Warga juga diminta tetap waspada dan mengikuti informasi serta arahan resmi dari petugas di lapangan untuk mengurangi risiko dampak erupsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
Luar Negeri
WMO Sebut Kebakaran Hutan d...
Advertisement
Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.