Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung Perkuat Mitigasi Abu Vulkanik

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 17:00 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung Perkuat Mitigasi Abu Vulkanik  Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengambil sejumlah langkah antisipasi menyusul sebaran abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau yang berdampak terhadap kualitas udara dan aktivitas penerbangan di wilayah Bandung.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengimbau masyarakat tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.

“Dari kemarin sudah kami keluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tidak usah panik. Bagaimanapun juga abu vulkanik merupakan bagian dari kehidupan bangsa Indonesia yang berada di Ring of Fire,” ujar Wali Kota Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (7/9).

Salah satu langkah yang dilakukan Pemkot Bandung yakni meminta anak-anak sekolah menggunakan masker sebagai perlindungan dari paparan abu vulkanik.

Wali Kota Farhan mengaku telah meninjau sejumlah sekolah dan melihat para siswa mulai menggunakan masker.

Menurut dia, abu vulkanik yang masih tersisa di lingkungan sekolah setelah akhir pekan juga perlu segera dibersihkan agar tidak kembali beterbangan.

Meskipun abu vulkanik di permukaan telah dibersihkan melalui penyemprotan, masih terdapat kemungkinan sebaran abu di udara pada ketinggian tertentu.

“Sebarannya di ketinggian antara 10.000 sampai 15.000 kaki, atau sekitar 3 sampai 5 kilometer dari permukaan,” ujar dia.

Untuk mengantisipasi dampak terhadap mobilitas masyarakat, Pemkot Bandung juga berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk menambah layanan kereta api menuju arah timur maupun barat sesuai kebutuhan.

Wali Kota Farhan menyebut, sejumlah calon penumpang yang penerbangannya gagal dari Jakarta menuju kota-kota seperti Surabaya, Yogyakarta, dan Solo kemudian memilih melanjutkan perjalanan melalui Bandung dengan kereta api.

“Banyak yang dari Jakarta gagal terbang ke arah Surabaya, Jogja, Solo, kemudian naik bus ke Bandung dan dari Bandung mereka naik kereta api ke arah timur,” kata dia.

Selain transportasi, Pemkot Bandung juga menyemprotkan air di sejumlah ruas jalan dengan tingkat lalu lintas dan aktivitas pejalan kaki yang tinggi. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah abu vulkanik di permukaan kembali beterbangan.

Di sisi kesehatan, Wali Kota Farhan mengatakan seluruh puskesmas dan fasilitas kesehatan di Kota Bandung telah diminta siaga menghadapi potensi peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), yang menjadi salah satu risiko kesehatan akibat paparan abu vulkanik.

“Puskesmas dan semua fasilitas kesehatan sudah siap siaga untuk ISPA karena memang risiko terbesarnya adalah ISPA,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
IQAir: Kualitas Udara Jakar...
Ekonomi
Rupiah Rawan Tertekan - 29 ...
Olahraga
Tim Eropa Kembali Juara Lav...
Olahraga
Indonesia Berpotensi Tambah...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.