Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko PMK Ajak Anak Berani Laporkan Kasus Kekerasan

📅 Rabu, 22 Jul 2026, 18:40 WIB | Oleh:
Menko PMK Ajak Anak Berani Laporkan Kasus Kekerasan Doc: RRI/Zahrotin Aljannah
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno (tengah)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengajak anak berani melaporkan setiap tindakan kekerasan. Keberanian melapor dinilai menjadi langkah penting memperkuat perlindungan anak.

Pratikno mengatakan budaya diam masih menjadi tantangan dalam penanganan kekerasan terhadap anak. Banyak korban maupun saksi masih enggan menyampaikan pengaduan kepada pihak berwenang.

"Sekarang ini kita dorong semua masyarakat untuk aktif menyampaikan pengaduan seandainya melihat kekerasan atau menjadi korban dari kekerasan. Ini bukan hal yang mudah dalam tradisi budaya kita, terutama untuk anak-anak karena mereka sering kali tidak berani untuk speak up," ujar dia dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu (22/7).

Menurutnya, Polri turut mendorong keberanian anak melalui program Raise Hand and Speak. Program tersebut bertujuan membangun kepercayaan anak kepada aparat kepolisian.

"Polri punya program Raise Hand and Speak, bagaimana kepolisian membangun citra ramah di depan anak. Anak diharapkan berani menyampaikan jika melihat ataupun menjadi korban kekerasan," ujar dia.

Pratikno menilai meningkatnya laporan kekerasan belum tentu menunjukkan jumlah kasus bertambah. Kondisi tersebut juga dapat mencerminkan meningkatnya keberanian masyarakat melapor.

"Kalau kasus kekerasan naik, itu tidak berarti sepenuhnya jumlah kasusnya naik. Bisa juga berarti masyarakat semakin berani untuk menyampaikan pengaduan," kata dia.

Ia mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan atau mengalami kekerasan terhadap anak. Pemerintah telah menyiapkan sejumlah kanal pengaduan untuk mempercepat penanganan kasus.

"Pengaduannya kita ada beberapa saluran, yaitu SAPA 129, kemudian Hotline 110 Polri, dan juga pengaduan KPPPA. Silakan masyarakat memanfaatkan saluran tersebut apabila menemukan kasus kekerasan terhadap anak," ucap dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.