Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Cuma Hormuz, Ini Zona Terlarang Maritim Baru yang Siap Diblokade Iran

📅 Senin, 07 Sep 2026, 21:26 WIB | Oleh:
Bukan Cuma Hormuz, Ini Zona Terlarang Maritim Baru yang Siap Diblokade Iran Doc: AFP

TEHERAN - Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohsen Rezaei mengatakan negaranya akan mengumumkan zona terlarang di luar Selat Hormuz dalam beberapa hari mendatang dan memasukkan setiap kapal yang mencoba melintasi zona tersebut ke dalam daftar sanksi Teheran.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi milik negara Iran, IRIB TV, yang disiarkan pada Minggu (6/9) malam waktu setempat, Rezaei mengatakan zona tersebut akan membentang dari "garis tempat dimulainya blokade angkatan laut Amerika Serikat hingga ke wilayah Selat Hormuz dan ke dalam Teluk Persia di sisi lain (selat tersebut)."

Dia menambahkan bahwa kapal-kapal yang memasuki zona tersebut tanpa berkoordinasi dengan Iran akan menghadapi sanksi yang berdampak pada cakupan asuransi serta pelayaran mereka di masa mendatang di Selat Hormuz.

Rezaei menggambarkan langkah tersebut sebagai bagian dari pergeseran strategis yang lebih luas dalam pendekatan Iran terhadap perang dan diplomasi, yang ditujukan untuk meningkatkan tekanan terhadap Washington.

Pejabat keamanan tersebut menegaskan bahwa Selat Hormuz telah ditutup sepenuhnya. Dia menepis klaim Amerika Serikat (AS), yang mengatakan kapal-kapal dan tanker minyak berlayar melintasi jalur perairan tersebut, sebagai "kebohongan."

Kendati mengakui bahwa ada beberapa kapal yang berupaya melintasi selat tersebut melalui rute di dekat Oman, sering kali dengan mematikan sistem navigasi agar tidak terdeteksi, Rezaei mengatakan sebagian besar kapal tersebut telah "mendapatkan pukulan."

Namun, dia menambahkan bahwa Iran tidak berniat menenggelamkan kapal-kapal tersebut untuk saat ini dengan alasan kepedulian terhadap lingkungan.

Lebih lanjut, Rezaei mengungkapkan bahwa Iran telah melakukan uji coba penembakan rudal antikapal perusak buatan dalam negerinya untuk kali pertama terhadap kapal induk AS 48 jam yang lalu, menyebutnya sebagai peringatan bahwa blokade angkatan laut AS rapuh.

"Rudal khusus itu menciptakan neraka bagi pihak Amerika, dan mereka pun pergi melarikan diri," ujarnya.

Rezaei mengatakan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup kecuali AS mengambil langkah-langkah nyata untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan nota kesepahaman (MoU) perdamaian yang telah ditandatangani oleh Teheran dan Washington pada Juni lalu.

Dalam beberapa hari mendatang, sebuah koridor internasional baru yang ditetapkan oleh Iran dan Oman untuk pelintasan melalui Selat Hormuz akan diumumkan, imbuh Rezaei, seraya menegaskan bahwa koridor itu akan dikelola oleh Iran.

Setelah serangan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari, Teheran membatasi lalu lintas melalui Selat Hormuz, sementara pasukan AS memberlakukan blokade angkatan laut yang menargetkan kapal-kapal yang berlayar menuju atau dari pelabuhan dan daerah pesisir Iran. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
Nasional
Prabowo Minta Tiap Warga Mi...
Luar Negeri
Turki Makin Agresif Perkuat...

Ramai-ramai Memprotes Buku Islam Ala Prabowo  

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Ramai-ramai Memprotes Buku ...
Advertisement
Ramai-ramai Memprotes Buku Islam Ala Prabowo   

Ramai-ramai Memprotes Buku Islam Ala Prabowo  

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.