Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korsel Usulkan Dialog dengan Korut untuk Bahas Garis Perbatasan

📅 Sabtu, 03 Okt 2026, 18:45 WIB | Oleh:
Korsel Usulkan Dialog dengan Korut untuk Bahas Garis Perbatasan Doc: X - @Jaemyung_Lee
Ket. Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung

SEOUL — Menteri Unifikasi Korea Selatan, Chung Dong-young, mengusulkan dialog dengan Korea Utara untuk membahas persoalan di sepanjang perbatasan. Usulan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antar-Korea setelah ledakan ranjau darat di dalam Zona Demiliterisasi (DMZ) pada pekan lalu.

Ledakan tersebut terjadi pada 21 September 2026 di sisi Korea Selatan dari Garis Demarkasi Militer (MDL) yang memisahkan kedua Korea. Militer Korea Selatan menuding Korea Utara bertanggung jawab atas ledakan tersebut, dilansir dari The Korea Herald dan Yonhap.

Insiden itu menyebabkan tiga tentara Korea Selatan terluka, dengan dua di antaranya mengalami luka kritis. Militer Korea Selatan kemudian menuntut permintaan maaf serta meminta Pyongyang mengambil tindakan yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Namun, Korea Utara dengan tegas membantah keterlibatannya dalam ledakan ranjau. Pyongyang menuduh Seoul memanipulasi hasil penyelidikan untuk menyalahkan Korea Utara.

Chung mengatakan akar persoalan insiden tersebut berkaitan dengan garis gencatan senjata, khususnya Garis Demarkasi Militer atau MDL. Ia mengusulkan agar kedua Korea segera bertemu dan mulai berkomunikasi.

“Sebagai menteri unifikasi, saya mengusulkan kepada Korea Utara agar kita bertemu sekarang dan berkomunikasi,” kata Chung.

Ia juga mengusulkan verifikasi serta survei ulang terhadap posisi MDL.

Menurut Chung, garis perbatasan yang semakin sulit terlihat menjadi salah satu faktor utama di balik ledakan ranjau di DMZ. Ia sebelumnya memperpendek kunjungannya ke Eropa dan kembali ke Korea Selatan pada Kamis (1/10) untuk menangani dampak insiden tersebut.

Chung juga memperingatkan agar Korea Selatan tidak kembali menggunakan pengeras suara propaganda di sepanjang perbatasan sebagai respons terhadap ledakan. Ia menyebut langkah tersebut sebagai tindakan yang tidak bertanggung jawab dan berbahaya.

Chung menegaskan bahwa Seoul tidak berniat memperlakukan Pyongyang secara bermusuhan. Menurutnya, kedua Korea perlu duduk bersama untuk membuka jalan menuju hidup berdampingan secara damai.

Ia juga meminta agar insiden tersebut tidak digunakan untuk mendiskreditkan dan mendistorsi upaya pemerintah Korea Selatan menuju perdamaian. Setelah perjanjian gencatan senjata ditandatangani pada 1953, Komando PBB dan militer Korea Utara memasang 1.292 papan tanda di sepanjang MDL.

Papan tanda tersebut digunakan untuk menandai garis gencatan senjata antara kedua Korea. Namun, saat ini hanya sekitar 200 papan tanda yang masih dalam kondisi utuh, sebagian besar mengalami kerusakan.

Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengakui adanya perbedaan antara garis dasar MDL milik Komando PBB dan garis yang digunakan militer Korea Selatan. Perbedaan tersebut ditemukan pada sekitar 60 persen koordinat perbatasan kedua Korea. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.