BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
📅 Senin, 07 Sep 2026, 16:30 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohDigitalisasi juga diharapkan dapat membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pasar dan menemukan peluang bisnis baru. Dengan dukungan teknologi dan transaksi yang lebih terintegrasi, pelaku usaha kopi dapat lebih mudah mengembangkan aktivitas bisnisnya.
Nixon mengajak para pelaku industri yang terlibat dalam ICX 2026 tidak berhenti pada koneksi yang terbentuk selama pameran. Ia mendorong hubungan tersebut dilanjutkan menjadi kerja sama yang dapat memberikan manfaat setelah rangkaian acara berakhir.
“Jangan hanya membawa pulang kopi. Bawa pulang koneksi baru, inspirasi baru, dan kolaborasi baru. Mari kita lanjutkan apa yang sudah dimulai di ICX ini menjadi kolaborasi nyata setelah acara ini selesai,” ujarnya.
Selain menjadi ruang bisnis, ICX Jakarta 2026 juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif, edukasi, kompetisi, dan business networking. Berbagai kegiatan tersebut mempertemukan pelaku industri sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh perkembangan industri kopi Indonesia.
Salah satu agenda edukasi yang digelar adalah Brew Talks oleh Arutala Coffee dengan tema From Roastery to Market: Building a Coffee Brand that Consumers Choose. Sesi tersebut membahas proses membangun merek kopi mulai dari biji hingga menjadi produk yang dipercaya oleh konsumen.
Rangkaian ICX Jakarta 2026 juga menghadirkan babak final Indonesia Barista Championship (IBC) Regional 1 Jakarta. Enam finalis yang tampil setelah melewati dua babak sebelumnya adalah:
- I Putu Yoko Permana — Anomali Coffee.
- Michelle Chandra — Kompetitor independen.
- Diazka Setya Prakasa — Toko Kopi Tuku.
- Aga Muhammad — Ahead Coffee and Roastery.
- Maximillian Periatna — Ratio Coffee Brewers.
- Abednego Ivan Laoh — Makmur Jaya Coffee Roaster.
Ketua Umum Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) Daryanto Witarsa mengatakan persaingan di babak final menunjukkan kemampuan peserta dari sisi racikan maupun presentasi. Menurutnya, peserta tidak hanya dituntut menghasilkan kopi dengan cita rasa yang baik, tetapi juga mampu menyampaikan cerita melalui sajian yang dibuat.
“Enam finalis yang naik ke panggung hari ini sudah melalui seleksi yang ketat, dan yang kami lihat bukan cuma soal rasa, tapi bagaimana mereka bisa bercerita lewat kopi yang mereka sajikan. Ini yang membuat IBC tahun ini terasa lebih hidup,” ujar Daryanto.
Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung mengatakan ICX Jakarta 2026 berhasil mempertemukan berbagai unsur dalam rantai ekosistem kopi Indonesia. Mulai dari petani, roaster, barista, brand, hingga masyarakat penikmat kopi terlibat dalam rangkaian kegiatan tersebut.
“Semangat yang kami lihat dari para barista muda, brand-brand kopi lokal, hingga animo pengunjung menunjukkan bahwa industri kopi Indonesia terus bergerak maju. Ini modal besar untuk membawa ekosistem kopi tanah air semakin kuat ke depannya,” ujar Daswar.
Rangkaian ICX Jakarta 2026 kemudian ditutup dengan Coffee Rave Party yang menghadirkan Moluccan Soul. Penutupan tersebut sekaligus mengakhiri seluruh rangkaian Indonesia Coffee Expo 2026 yang sebelumnya berlangsung di Surabaya dan Medan.
Berakhirnya rangkaian pameran tersebut menjadi momentum bagi para pelaku industri untuk melanjutkan hubungan dan peluang bisnis yang telah terbentuk. Bagi BTN, penguatan kolaborasi dan pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting untuk membantu ekosistem kopi Indonesia berkembang dari sisi usaha hingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!