Sel Sabotase Libya Terbongkar, Sasar Kilang Minyak dan Fasilitas Listrik
📅 Senin, 07 Sep 2026, 16:08 WIB | Oleh: Deri HenriawanTRIPOLI - Pemerintah Persatuan Nasional Libya yang diakui secara internasional pada Minggu (6/9) mengumumkan bahwa mereka telah membongkar sebuah sel sabotase terorganisir yang menampung warga diduga melakukan serangan ke fasilitas minyak dan listrik.
Otoritas Libya menangkap lima warga Libya dan warga asing yang diduga terlibat dalam serangan pesawat nirawak (drone) bunuh diri terhadap fasilitas minyak dan listrik di Tripoli dan Zawiya, wilayah barat Libya.
Dalam sebuah pernyataan di platform pemerintah "hokomitna", otoritas setempat mengatakan bahwa operasi yang dilakukan oleh kementerian pertahanan negara tersebut juga berhasil menggagalkan beberapa rencana lain yang masih dalam tahap persiapan.
Rencana tersebut termasuk satu rencana yang menargetkan pembangkit listrik di selatan Tripoli dan sejumlah rencana lainnya yang menyasar fasilitas vital serta para pemimpin politik, keamanan, dan militer.
Pernyataan itu menambahkan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk mengidentifikasi individu lain yang terlibat serta pihak-pihak yang merencanakan, mendanai, atau mendukung operasi tersebut.
Pemerintah Libya menyatakan akan merilis detail lebih lanjut, termasuk identitas pihak-pihak yang terlibat dan para pendukung mereka, setelah penyelidikan awal selesai.
Pengumuman itu muncul setelah beberapa pekan terjadi serangan dan aksi sabotase yang menargetkan fasilitas perminyakan dan kelistrikan di seluruh wilayah Libya barat, yang semakin menekan jaringan kelistrikan dan layanan publik selama bulan-bulan puncak musim panas. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!