Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OJK Siapkan Mekanisme Price Discovery untuk Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

📅 Senin, 07 Sep 2026, 16:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
OJK Siapkan Mekanisme Price Discovery untuk Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Doc: Antara
Ket. Tangkapan layar Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi memaparkan materi konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Agustus 2026 di Jakarta, Senin (7/9).

Jakarta - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa mekanisme price discovery atau pembentukan harga di bursa mineral dan komoditas strategis (BKMS) masih dalam tahap perumusan bersama sejumlah pemangku kepentingan.

“Ini menjadi pertanyaan banyak pihak dan tentunya harapan kita semua terkait price discovery ini. Kami sampaikan bahwa terkait dengan hal ini, mekanismenya sedang kami rumuskan dengan melihat praktik serta perkembangan harga komoditas di bursa global dan juga domestik,” kata Friderica dalam konferensi pers hasil RDKB Agustus 2026 di Jakarta, Senin (7/9).

Friderica atau akrab disapa Kiki menambahkan, pembahasan ini tentunya didasari dengan semangat bahwa keberadaan BMKS diharapkan semakin memperkuat transparansi dalam pembentukan harga, meningkatkan efisiensi perdagangan, serta mendorong penciptaan nilai tambah komoditas nasional.

Hal ini, imbuh dia, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengoptimalkan sumber daya alam (SDA) bagi perekonomian nasional sekaligus mengoptimalkan posisi strategis Indonesia sebagai salah satu produsen utama berbagai mineral dan komoditas strategis dunia.

“Harapannya tentu seluruh SDA ini dapat bermanfaat sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, bangsa, dan negara kita,” kata Kiki.

Dalam rangka mempersiapkan pembentukan BMKS, OJK tengah menyiapkan dua kerangka pengaturan yakni Rancangan POJK tentang Penahapan Peralihan Tugas dan Wewenang Pengaturan dan Pengawasan Transaksi pada BMKS, serta Rancangan POJK tentang Penyelenggaraan BMKS.

Kiki mengatakan, kedua pengaturan tersebut berada dalam tahap konsultasi publik. OJK juga akan melakukan konsultasi kepada DPR terkait hal ini sebagaimana diamanatkan di dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

Dari sisi internal, OJK memperkuat kapasitas kelembagaan dengan menyiapkan infrastruktur fungsi pengaturan, perizinan, serta pengawasan BMKS antara lain dengan penyiapan organisasi, sumber daya manusia (SDM), serta infrastruktur pendukung lainnya.

“Ekosistem mineral dan komoditas strategis yang luas dan kompleks tentunya memerlukan persiapan serta penahapan yang matang dalam pembentukan dan operasionalisasi bursanya,” kata Kiki.

Sejalan dengan hal tersebut, imbuh Kiki, penyusunan kerangka proses bisnis, pengaturan, dan pengawasan BMKS dilakukan secara komprehensif dengan memperhatikan kesiapan ekosistem, infrastruktur pasar, serta tata kelola untuk mendukung perdagangan yang transparan, efisien, dan berintegritas.

“Oleh karena itu, dalam proses tersebut kami terus melakukan koordinasi secara intensif dengan kementerian maupun lembaga terkait, khususnya tergabung dalam Satgas Percepatan Pembentukan Bursa Mineral Komoditas Strategis, antara lain BIM (Badan Industri Mineral), Danantara, Bank Indonesia, serta tentunya pelaku dari industri tersebut,” kata Kiki.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Olahraga
Mbappe Cedera Lutut, Tingga...
Rona
Lucasfilm Memilih Sutradara...
Luar Negeri
Peringatan dari Para Tokoh ...

Swasembada Susu Masih Terbentur Impor

49 menit yang lalu | Lukman

Ekonomi
Swasembada Susu Masih Terbe...
Ekonomi
KIH Perkuat Daya Saing Prod...

Pemkot Surabaya Siapkan Perwali untuk Lindungi Hak Mbak-mbak PRT

49 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Pemkot Surabaya Siapkan Per...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.