Wagub Rano Karno Dorong Ekonomi Kreatif Jakarta Tak Hanya Terpusat di Selatan
📅 Minggu, 06 Sep 2026, 18:20 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendorong pengembangan ekonomi kreatif agar tidak hanya terpusat di kawasan tertentu, tetapi dapat tumbuh secara merata di seluruh wilayah Ibu Kota. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menilai kolaborasi dengan pelaku ekonomi kreatif diperlukan untuk membangun ekosistem yang mampu mengembangkan potensi setiap kawasan.
Menurut Rano, Jakarta memiliki potensi ekonomi kreatif yang besar karena sektor tersebut mencakup 17 subsektor yang saling berkaitan. Potensi tersebut perlu dipetakan dan dikembangkan secara menyeluruh agar manfaat ekonomi kreatif dapat dirasakan oleh masyarakat di berbagai wilayah.
Rano mengatakan Jakarta membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dalam mengembangkan ekonomi kreatif, terlebih Ibu Kota akan memasuki usia 500 tahun pada 2027. Menurutnya, organisasi yang memiliki jaringan hingga tingkat wilayah dapat membantu pemerintah mengidentifikasi potensi kreatif yang selama ini berkembang di berbagai kawasan.
Salah satu contoh perkembangan ekonomi kreatif yang dinilai berhasil terlihat di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Perkembangan kawasan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas kreatif dapat menjadi penggerak kawasan sekaligus menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Namun, Rano menilai perkembangan tersebut perlu diperluas agar potensi ekonomi kreatif tidak hanya terkonsentrasi di Jakarta Selatan. Pemerataan tersebut dapat dilakukan dengan mendorong peran organisasi ekonomi kreatif hingga tingkat kota dan wilayah.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami, bersama Gubernur DKI, ingin membagi wilayah Jakarta. Jangan hanya fokus di wilayah selatan ini. Tapi kita akan membagi ke utara, kita akan membagi ke barat. Di sinilah diperlukan DPC-DPC perwakilan Gekrafs,” ujarnya.
Menurut Rano, keberadaan perwakilan organisasi ekonomi kreatif di berbagai wilayah dapat membantu menggali potensi lokal yang memiliki nilai ekonomi. Pendekatan tersebut juga memungkinkan pengembangan ekonomi kreatif disesuaikan dengan karakteristik dan keunggulan masing-masing kawasan.
Potensi yang dapat dikembangkan tidak hanya berkaitan dengan industri kreatif modern, tetapi juga seni, budaya, kuliner, hingga berbagai produk khas Jakarta. Kekayaan tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari identitas ekonomi kreatif Jakarta sekaligus dikembangkan menjadi produk yang memiliki daya saing lebih luas.
Untuk mengembangkan potensi tersebut secara tepat, Rano menilai diperlukan penguatan literasi dan basis data mengenai ekonomi kreatif. Data yang lebih baik dapat membantu pemerintah dan pelaku industri mengetahui potensi, kebutuhan, serta peluang pengembangan ekonomi kreatif di setiap wilayah.
Dengan pemetaan yang lebih terstruktur, pengembangan ekonomi kreatif diharapkan tidak dilakukan secara seragam di seluruh Jakarta. Setiap kawasan dapat dikembangkan berdasarkan potensi yang dimiliki sehingga muncul pusat-pusat ekonomi kreatif baru di luar kawasan yang selama ini sudah dikenal masyarakat.
Selain memperkuat pasar di dalam negeri, Pemprov DKI Jakarta juga membuka peluang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk menjangkau pasar internasional. Upaya tersebut dilakukan dengan memperkenalkan produk dan potensi ekonomi kreatif Jakarta melalui berbagai kegiatan serta pameran di luar negeri.
Beberapa pasar yang telah menjadi bagian dari penjajakan tersebut berada di kawasan Asia. Pemprov DKI Jakarta antara lain mendorong keikutsertaan pelaku ekonomi kreatif dalam pameran dagang di Mumbai dan New Delhi, India, serta membuka peluang pengembangan pasar di Vietnam dan Brunei Darussalam.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi kreatif Jakarta tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan aktivitas ekonomi di tingkat lokal. Produk kreatif yang memiliki potensi juga didorong agar mampu masuk ke pasar yang lebih luas dan memiliki daya saing di tingkat internasional.
“Yang menjadi kekuatan Jakarta adalah pada ekonomi kreatif. Untuk itu, mari kita konsentrasi mengembangkan ekosistem serta industri ekonomi kreatif di Jakarta,” terangnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!