Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Water Bombing Karhutla Kawah Ijen Dihentikan karena Cuaca, Api Bergeser ke Areal Perhutani

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 18:45 WIB | Oleh:
Water Bombing Karhutla Kawah Ijen Dihentikan karena Cuaca, Api Bergeser ke Areal Perhutani Doc: Istimewa
Ket. Gambar atas keadaan kawasan Gunung Ijen sebelum terkena karhutla, dan gambar bawah setelah terdampak karhutla.

BANYUWANGI — Operasi water bombing dengan helikopter milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, dihentikan sementara pada Minggu (6/9) karena kondisi cuaca tidak mendukung.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Banyuwangi, Partana, mengatakan operasi water bombing telah dilakukan di empat titik. Dari empat titik tersebut, tiga titik berhasil dipadamkan, sementara api bergeser ke arah barat dan memasuki areal milik Perhutani.

“Water bombing empat titik, hasilnya titik 2, 3, 4 padam. Apinya bergeser mengarah ke barat ke areal milik Perhutani,” kata Partana.

Menurut Partana, hingga pukul 14.38 WIB, helikopter masih menunggu di Pal Tuding untuk menunggu kondisi cuaca memungkinkan untuk kembali melakukan penyiraman dari udara.

Pal Tuding merupakan gerbang utama sekaligus pos awal pendakian resmi menuju kawasan wisata alam Kawah Ijen, yang berada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso.

“Pukul 14.38 heli masih stay karena cuaca tidak mendukung. Ketika cuaca mendukung akan tetap berlanjut, tapi kita melihat cuacanya semakin tidak mendukung kemungkinan hari ini cukup dua rate, dilanjutkan besok pagi,” ujarnya.

Partana mengatakan kondisi tersebut telah dikoordinasikan dengan BPBD Provinsi Jawa Timur. Helikopter tetap ditempatkan di Pal Tuding untuk menunggu kondisi cuaca membaik.

“Dan sudah kami kordinasikan dengan BPBD Prov Jatim, karena melihat situasi cuaca di Banyuwangi, heli tetap stay di Pal Tuding. Sampai keadaan kondusif,” kata Partana.

Operasi water bombing akan dilanjutkan apabila kondisi cuaca memungkinkan. Sementara itu, perkembangan api di kawasan yang mengarah ke areal Perhutani terus dipantau oleh tim di lapangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
Aksi Demo Berujung Rusuh di...

Berikut Harga BBM di SPBU Per 19 Oktober 2026

50 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Berikut Harga BBM di SPBU P...
Megapolitan
Tabrakan Truk di Cawang Aki...
Luar Negeri
Kerusuhan Pecah di Milan, T...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.