Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkes Imbau Warga Tidak Keluar Rumah demi Kurangi Risiko Dampak Abu Vulkanik

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 18:37 WIB | Oleh:
Menkes Imbau Warga Tidak Keluar Rumah demi Kurangi Risiko Dampak Abu Vulkanik Doc: RRI/Thariq

JAKARTA - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, meminta masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Imbauan tersebut untuk mengurangi risiko kesehatan imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

“Tolong pastikan bapak dan ibu di rumah dulu. Kalau ada di daerah sana (terdampak) untuk menjaga kesehatan dan usahakan kegiatan di rumah,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dalam keterangan secara virtual, Minggu (6/9).

Ia meminta agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik namun mewaspadai risiko kesehatan yang menyerang tiga bagian tubuh. Menkes mengatakan gangguan abu vulkanik rentan menyerang pada sisi pernafasan, mata dan kulit.

Menteri Budi mengatakan pencegahan terhadap gangguan pernafasan imbas abu vulkanik adalah memakai masker apabila beraktivitas di luar rumah. Kementerian Kesehatan menganjurkan menggunakan masker N95 karena mampu menyaring partikel kecil termasuk abu vulkanik atau masker medis karena dapat memberikan perlindungan tambahan.

Jika merasakan tidak enak pada pernafasan, ia meminta agar segera mendatangi Puskesmas terdekat. Menkes memastikan telah menyiapkan nebulizer dan oksigen konsentrator pada setiap Puskesmas.

Selanjutnya adalah potensi gangguan kesehatan pada mata seperti gatal dan iritasi. Pencegahannya adalah memakai kaca mata apabila beraktivitas di luar rumah sehingga debu terhalang masuk ke mata.

“Kalau sudah masuk debunya, pastikan jangan dikucek-kucek, bersihkan pakai air dan segera ke Puskesmas. Semua Puskesmas kita siapkan obat tetes mata,” ujar dia.

Adapun untuk kesehatan kulit dari paparan abu vulkanik dengan membersihkan kulit dengan air. Selanjutnya membersihkan wajah dan cuci tangan setelah beraktivitas di luar rumah.

Kementerian Kesehatan juga memberikan tips menghadapi dampak abu vulkanik seperti membersihkan abu dari halaman, atap dan saluran air secara berkala. Selanjutnya tidak membakar sampah atau bahan lain yang dapat memperburuk kualitas udara.

“Hati-hati saat berkendara karena abu dapat mengurangi jarak pandang. Perbanyak minum air putih untuk menjaga daya tahan tubuh,” kata Menteri Kementerian Kesehatan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Advertisement
Maskapai Garuda Indonesia Hentikan Layanan Penerbangan hingga Senin Siang karena Erupsi Anak Krakatau

Maskapai Garuda Indonesia Hentikan Layanan Penerbangan hingga Senin Siang karena Erupsi Anak Krakatau

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.