Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Kota Cirebon Sudah Salurkan 208 Ribu Liter Air Selama Kemarau

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 18:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Kota Cirebon Sudah Salurkan 208 Ribu Liter Air Selama Kemarau Doc: ANTARA
Ket. Warga saat mengantre untuk mendapatkan bantuan air bersih di Kota Cirebon, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026).

CIREBON – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon, Jawa Barat, mencatat 208 ribu liter air bersih telah disalurkan kepada warga terdampak kekeringan di Kelurahan Argasunya hingga 3 September 2026.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Cirebon, Arief Adhitya Firmansyah, di Cirebon, Minggu (06/9), mengatakan penyaluran air bersih dilakukan sejak Juni 2026 dan masih berlanjut untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama kemarau.

"Kami mengatur keterlibatan sejumlah instansi agar kebutuhan air masyarakat bisa dilayani secara bergantian dan terkoordinasi," katanya.

Ia menuturkan distribusi dilakukan lima hari dalam sepekan, dengan melibatkan sejumlah instansi secara bergantian berdasarkan jadwal yang telah disepakati.

Arief mengatakan air yang dibagikan kepada masyarakat di wilayah tersebut, bersumber dari Perumda Air Minum Tirta Giri Nata

"Untuk pelaksana memang bergantian sesuai jadwal yang sudah disusun. Dengan pola ini, pelayanan kepada warga bisa tetap berjalan setiap pekan," ujarnya.

Bantuan air bersih tersebut, kata dia, telah menjangkau 1.203 kepala keluarga atau sekitar 3.929 jiwa yang tersebar di sejumlah RW di Kelurahan Argasunya.

Ia menyebutkan data warga terdampak masih bersifat dinamis, sehingga jumlah penerima dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi kekeringan di lapangan.

"Data tersebut masih bisa berubah karena kondisi di lapangan terus kami pantau," katanya.

Ia menyampaikan Argasunya merupakan salah satu wilayah yang rentan mengalami kekeringan di Kota Cirebon, sehingga sebagian warga membutuhkan pasokan air bersih ketika musim kemarau berlangsung panjang.

“Pemkot Cirebon sudah menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026 sejak 1 Juli hingga 30 September 2026 melalui Keputusan Wali Kota Cirebon Nomor 179 Tahun 2026,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
Afghanistan-Pakistan Terlib...
Luar Negeri
Mesir Siap Pasang Badan Ban...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.