Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mempercepat Menuju “Zero Import” Gula Putih

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 01:00 WIB | Oleh:

Kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban memiliki kebun tebu sendiri?

Dari 11 perusahaan gula rafinasi yang beroperasi, hanya satu perusahaan yang benar-benar patuh menjalankan kewajiban memiliki kebun tebu sejak aturan tersebut berlaku 2014. Sisanya, diduga tidak memiliki kebun atau belum menjalankan kewajiban tersebut sebagaimana mestinya. Ini yang harus kami luruskan.

Apakah kewajiban tersebut sekarang akan diberlakukan kepada seluruh perusahaan gula?

Ya. Seluruh perusahaan swasta dan importir gula, tanpa kecuali, wajib tunduk pada ketentuan tersebut. Ini termasuk perusahaan yang bergerak dalam industri gula kristal rafinasi.

Mengapa importir gula juga diwajibkan membangun kebun tebu?

Tidak bisa terus-menerus bergantung pada bahan baku impor. Sedangkan petani tebu dalam negeri menghadapi kesulitan dalam melepas hasil panennya. Para importir rafinasi juga harus berkontribusi terhadap pembangunan perkebunan tebu di dalam negeri agar industri gula memiliki keterkaitan yang lebih kuat dengan produksi nasional.

Tujuan utama penerapan kewajiban membangun kebun tebu?

Tujuannya guna memperkuat pasokan bahan baku dari dalam negeri dan mengurangi ketergantungan industri gula pada bahan baku impor. Pada saat yang sama, kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan penyerapan tebu petani serta memperkuat produksi gula nasional.

Ini berarti pemerintah akan menghentikan impor bahan baku gula?

Fokus pemerintah adalah mengurangi ketergantungan pada bahan baku impor dengan memperkuat produksi tebu dalam negeri. Karena itu, perusahaan yang masih menggunakan bahan baku impor tetap harus menjalankan kewajiban membangun kebun sendiri sesuai dengan ketentuan.

Pesan kepada pelaku industri gula terkait kebijakan ini?

Tidak ada lagi toleransi bagi perusahaan yang hanya mengandalkan impor tanpa berkontribusi membangun kebun di dalam negeri. Semua perusahaan swasta yang bergerak di industri gula dan para importir harus menjalankan kewajiban tersebut. Hal itu sebagai bagian dari upaya bersama memperkuat industri gula nasional dan mencapai swasembada.

20260904000952_Screenshot-2026-09-04-000424.jpg

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Luar Negeri
G20 Sepakati Tata Kelola Te...
Daerah
Pemkot Bandung Segera Perca...
Olahraga
Kehadiran Influencer di US ...
Daerah
107 Pelajar Papua Barat Ber...
Advertisement
Tampil Ganas Usai Tumbang di Tunggal, Janice Tjen dan Bintang Kanada Babat Lawan di US Open

Tampil Ganas Usai Tumbang di Tunggal, Janice Tjen dan Bintang Kanada Babat Lawan di US Open

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.