Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mempercepat Menuju “Zero Import” Gula Putih

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 01:00 WIB | Oleh:

ANTARA/ASPRILLA DWI ADHA

Cara mengatasi kondisi tebu rakyat yang tidak laik tersebut?

Presiden telah mengarahkan agar pemerintah memberikan anggaran untuk membongkar dan meremajakan perkebunan plasma rakyat yang tidak produktif. Untuk program tersebut, kami mendapatkan anggaran sebesar Rp1,7 triliun untuk membongkar dan meremajakan plasma-plasma tebu rakyat.

Dampak yang diharapkan dari program pembongkaran dan peremajaan tersebut?

Kami berharap program ini dapat meningkatkan produktivitas tebu rakyat secara signifikan. Kalau plasma-plasma yang tidak laik dapat dibongkar dan diremajakan, mudah-mudahan kebutuhan gula putih dalam negeri tercukupi, bahkan produksinya bisa lebih dari kebutuhan.

Selain peremajaan, berapa produktivitas tebu yang ingin dicapai pemerintah?

Kami menargetkan produktivitas mencapai 100 ton tebu per hektare. Peningkatan produktivitas tersebut penting agar setiap lahan yang digunakan dapat menghasilkan tebu secara maksimal dan turut mendorong peningkatan produksi gula nasional.

Perkembangan pembukaan lahan tebu baru di Lampung?

Saat ini terdapat pengembangan areal baru sekitar 30.000 hektare di Lampung. Kami berharap lahan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan mampu mencapai produktivitas sekitar 100 ton tebu per hektare.

Mengapa Lampung menjadi salah satu daerah penting dalam peningkatan produksi gula nasional?

Lampung memiliki potensi besar dalam pengembangan perkebunan tebu dan menjadi salah satu pengungkit produksi gula nasional. Dengan pengembangan lahan baru, peningkatan produktivitas, serta dukungan industri gula di wilayah tersebut, Lampung diharapkan memberikan kontribusi besar terhadap pencapaian target nasional.

Potensi kontribusi Lampung terhadap produksi gula nasional ke depan?

Luas lahan perkebunan tebu di Lampung ditargetkan mencapai 97.970 hektare tahun depan. Dengan luasan tersebut, produksi gula Lampung diproyeksikan mencapai sekitar 480.000 ton. Tahun ini sementara diharapkan dapat mencapai 250.000 ton.

Bagaimana pemerintah melihat peran swasta seperti Sugar Group Companies dalam pencapaian target tersebut?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Luar Negeri
G20 Sepakati Tata Kelola Te...
Daerah
Pemkot Bandung Segera Perca...
Olahraga
Kehadiran Influencer di US ...
Daerah
107 Pelajar Papua Barat Ber...
Advertisement
Tampil Ganas Usai Tumbang di Tunggal, Janice Tjen dan Bintang Kanada Babat Lawan di US Open

Tampil Ganas Usai Tumbang di Tunggal, Janice Tjen dan Bintang Kanada Babat Lawan di US Open

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.