Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

G20 Sepakati Tata Kelola Teknologi Baru Global

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 01:00 WIB | Oleh:
G20 Sepakati Tata Kelola Teknologi Baru Global Doc: Brendan SMIALOWSKI/AFP
Ket. Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick

North Carolina - Para menteri G20 mengakhiri pertemuan tingkat menteri bidang inovasi selama dua hari di Chapel Hill, North Carolina, Rabu (2/9), dengan mencapai konsensus mengenai tata kelola dan penerapan teknologi baru, termasuk kecerdasan artifisial (AI).

Pertemuan tersebut menghasilkan pernyataan bersama yang dikenal sebagai Carolina Principles for Emerging Technologies atau Prinsip Carolina untuk Teknologi Baru, yang menjadi kerangka bersama dalam mendorong inovasi sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi.

"Mencapai konsensus di G20 bukanlah hal yang mudah, namun topik inovasi sebagai penggerak pertumbuhan telah menyatukan kami dalam momen persatuan yang bersejarah," kata Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick.

Dikutip dari Antara, menurut Lutnick, kesepakatan tersebut diharapkan memberi kepastian bagi pelaku usaha untuk berinvestasi sekaligus memastikan sistem kekayaan intelektual tetap mampu mendorong dan melindungi inovasi.

Prinsip Carolina mencakup enam pilar utama, yakni kebijakan yang mendukung inovasi, pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan, pengembangan tenaga kerja teknis, penguatan penelitian dasar dan komersialisasi, kebijakan kekayaan intelektual untuk AI, serta penguatan standar AI dan rantai pasok industri.

Pertemuan juga meluncurkan AI Prosperity Objectives dan AI Prosperity Compact untuk memperkuat pengembangan tenaga kerja teknis di negara-negara G20 sekaligus memperluas kemitraan dengan sektor swasta.

Direktur Office of Science and Technology Policy (OSTP) Michael Kratsios mengatakan visi tersebut bertumpu pada kerangka kebijakan yang fleksibel agar inovasi dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi global.

Pertemuan yang diselenggarakan Departemen Perdagangan AS bersama OSTP itu turut menghadirkan diskusi tingkat tinggi dengan para pemimpin industri teknologi, seperti Elon Musk (Tesla dan SpaceX), Jensen Huang (NVIDIA), Sam Altman (OpenAI), dan Mark Zuckerberg (Meta).

Forum tersebut dihadiri perwakilan negara-negara G20 serta organisasi kawasan, termasuk Tiongkok, Rusia, Turkiye, Inggris, Uni Eropa, dan Uni Afrika, sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi baru, khususnya AI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Nasional
Mempercepat Menuju “Zero ...
Daerah
Pemkot Bandung Benahi Tata ...
Daerah
Beasiswa Papua Tengah Dibur...
Advertisement
Tampil Ganas Usai Tumbang di Tunggal, Janice Tjen dan Bintang Kanada Babat Lawan di US Open

Tampil Ganas Usai Tumbang di Tunggal, Janice Tjen dan Bintang Kanada Babat Lawan di US Open

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.