Beras Kemasan 5 Kg Langka, Mendag Dorong Bulog Isi Stok di Ritel Modern
📅 Rabu, 02 Sep 2026, 13:52 WIB | Oleh: SriyonoJAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mendorong Perum Bulog memperkuat pasokan beras ke jaringan ritel modern menyusul kelangkaan beras kemasan 5 kilogram di sejumlah ritel.
Budi mengatakan saat ini beras produksi Bulog, baik beras premium maupun medium, mulai diarahkan untuk masuk ke jaringan ritel modern.
"Beras sekarang kan ada beras premium juga dari Bulog ya. Sekarang saya pikir sudah mulai masuk di ritel. Kalau nggak salah namanya Befood," ujar Budi di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (2/9).
Menurut Budi, beras medium dari Bulog juga akan dipasok ke ritel modern sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk mendapatkan beras.
Budi menegaskan Kementerian Perdagangan terus berkoordinasi dengan Bulog dan asosiasi peritel agar pasokan beras dapat masuk ke jaringan penjualan, termasuk minimarket dan ritel modern.
"Kita koordinasi terus supaya Bulog itu bisa memasok ke Aprindo, ke Hippindo, di asosiasinya ya, di minimarket maupun di ritel modern," jelas Budi.
Ia menambahkan, penguatan pasokan tersebut dilakukan agar produk beras dari Bulog dapat tersedia di jaringan ritel dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Jadi kita terus supaya produk-produk itu diisi dari Bulog," imbuhnya.
Budi juga menjelaskan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) pada dasarnya berperan sebagai pihak yang menjual produk di jaringan ritel.
Karena itu, pemerintah mendorong agar pasokan dari Bulog dapat tersalurkan ke jaringan ritel melalui koordinasi dengan asosiasi tersebut.
Langkah ini diharapkan dapat memperluas ketersediaan beras Bulog di ritel modern sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh beras dengan mudah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!