Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenhub Tahun depan Anggarkan Rp2,06 Triliun untuk Perkuat Layanan Transportasi Laut

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 00:05 WIB | Oleh:
Kemenhub Tahun depan Anggarkan Rp2,06 Triliun untuk Perkuat Layanan Transportasi Laut    Doc: Pelni

JAKARTA - Kementerian Perhubungan mengalokasikan Rp2,06 triliun untuk mendukung pelayanan transportasi laut, termasuk angkutan perintis, tol laut, angkutan ternak, dan angkutan rede di 2027. Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, Muhammad Masyhud, mengatakan anggaran tersebut merupakan bagian dari Program Infrastruktur Konektivitas Direktorat Jenderal Perhubungan Laut pada 2027.

“Pelayanan transportasi laut sebesar Rp2,06 triliun, antara lain pelayanan perintis, angkutan barang/tol laut. Kemudian, angkutan ternak, angkutan rede, dan kegiatan lainnya,” kata Masyhud dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis (3/9).

Menurut Masyhud, anggaran tersebut digunakan untuk membiayai layanan angkutan laut yang bersifat pelayanan publik dan keperintisan. Rinciannya, layanan keperintisan mencakup 107 layanan yang terdiri atas 30 layanan penugasan dan 77 layanan swasta.

Selain itu, terdapat 42 layanan angkutan barang, enam layanan angkutan ternak. Serta 17 layanan angkutan rede.

“Penganggaran layanan keperintisan sebesar Rp2,06 triliun yang terdiri dari keperintisan sebanyak 107 layanan. Terbagi menjadi 30 layanan penugasan dan 77 layanan swasta, angkutan barang 42 layanan, angkutan ternak 6 layanan, angkutan rede 17 layanan,” ujar dia.

Rencana anggaran tersebut masuk dalam pembahasan pagu tahun anggaran 2027 antara Kemenhub dan Komisi V DPR RI berdasarkan Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Secara keseluruhan, Ditjen Perhubungan Laut memperoleh pagu anggaran 2027 sebesar Rp9,82 triliun.

Dari jumlah itu, sekitar Rp7,01 triliun dialokasikan untuk Program Infrastruktur Konektivitas dan Rp2,81 triliun untuk Program Dukungan Manajemen. Masyhud mengatakan sebagian besar anggaran Ditjen Perhubungan Laut diarahkan untuk kegiatan yang masuk kategori wajib berdasarkan skala prioritas.

“Sebesar Rp8,49 triliun atau 86,48 persen dari pagu Ditjen Perhubungan Laut dialokasikan untuk kegiatan yang dikategorikan wajib,” kata dia.

Ia menjelaskan kegiatan wajib tersebut meliputi mandat atau kewajiban sesuai arahan Presiden, dukungan keselamatan, serta pelayanan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Selain pelayanan transportasi laut sebesar Rp2,06 triliun, Program Infrastruktur Konektivitas juga mencakup program keselamatan dan keamanan transportasi laut sebesar Rp765 miliar, serta infrastruktur konektivitas transportasi laut sebesar Rp3,71 triliun.

Ditjen Perhubungan Laut turut mengalokasikan sekitar Rp462,72 miliar untuk kegiatan penunjang teknis dalam Program Infrastruktur Konektivitas. Dalam paparannya, Masyhud menyebut kebutuhan anggaran Ditjen Perhubungan Laut pada 2027 mencapai sekitar Rp16,65 triliun.

Sementara itu, pagu indikatif sebelumnya berada di kisaran Rp10,81 triliun dan pagu anggaran yang diperoleh sebesar Rp9,82 triliun. Pagu Ditjen Perhubungan Laut tersebut merupakan bagian dari pagu anggaran Kemenhub 2027 yang mencapai Rp32,93 triliun.

Kemenhub sebelumnya menyatakan anggaran 2027 diarahkan antara lain untuk memperkuat keselamatan transportasi, pelayanan publik, dan konektivitas nasional. Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, pada Juli 2026 juga memastikan layanan angkutan perintis tetap berjalan hingga akhir tahun anggaran.

Layanan tersebut dinilai penting untuk menjaga konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung distribusi kebutuhan masyarakat, terutama di daerah yang belum terlayani angkutan komersial. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Nasional
Memperkuat penanganan karhu...

Bakti kesehatan Polri di Polres Jombang

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Bakti kesehatan Polri di Po...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.