Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dorong Pengurangan Emisi, ESGIN Gandeng 23 Pabrik Tapioka Lampung

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 10:17 WIB | Oleh: Tim Redaksi

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin mentransformasikan kotoran ternak dan jerami padi menjadi biochar yang memiliki nilai bagi pertanian sekaligus berpotensi memberikan manfaat iklim. Model ini menghubungkan waste management, soil improvement, carbon removal, dan green investment dalam satu ekosistem ekonomi sirkular,” kata Brandon.

Jajaki Proyek Karbon Padi Metode AWD

ESGIN juga membuka diskusi dengan Pemprov Lampung terkait potensi proyek karbon di sektor persawahan melalui metode Alternate Wetting and Drying / AWD. 

Metode ini mengatur periode penggenangan dan pengeringan sawah secara terkontrol. Selain hemat air, AWD berpotensi mengurangi emisi metana dari lahan sawah dan bisa dikembangkan menjadi proyek karbon.

Penandatanganan MoA disaksikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung Elvira Umihanni, mewakili Gubernur Lampung, dan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung Lili Mawarti.

ESGIN juga memperkuat kolaborasi dengan HKTI Lampung untuk mengidentifikasi peluang proyek karbon yang melibatkan petani.

Dorong Lampung Jadi Hub Karbon Nasional

Melalui berbagai kolaborasi ini, ESGIN mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi hijau dan sirkular terintegrasi di Lampung.

“Air limbah industri dapat dikelola untuk mengurangi emisi metana, kotoran ternak dan jerami padi dapat dimanfaatkan menjadi biochar, sementara penerapan AWD dapat mendorong produksi padi yang lebih efisien dan rendah emisi,” jelas Brandon.

Ke depan, ESGIN akan melanjutkan pengembangan melalui studi kelayakan, validasi data, penetapan baseline, dan penyusunan struktur investasi sebelum masuk tahap implementasi.

Dengan pipeline 23 pabrik tapioka, target biochar 30.000 ton/tahun, dan penjajakan proyek karbon padi berbasis AWD, ESGIN melihat Lampung memiliki fondasi kuat untuk menjadi salah satu hub strategis proyek karbon, circular agriculture, dan green investment di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.