Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kunjungi Sido Muncul, Delegasi Taiwan Jajaki Kerja Sama Tanaman Obat dan Herbal

📅 Senin, 17 Agu 2026, 18:42 WIB | Oleh:
Kunjungi Sido Muncul, Delegasi Taiwan Jajaki Kerja Sama Tanaman Obat dan Herbal Doc: koran jakarta/dok
Ket. Dirut PT Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat foto bersama 31 delegasi Taiwan l saat berkunjung ke fasilitas PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk di Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (13/8).

SEMARANG - Kekayaan tanaman obat Indonesia menarik perhatian Taiwan sebagai salah satu alternatif sumber bahan baku untuk industri Traditional Chinese Medicine (TCM).

Hal itu terlihat dari kunjungan sekitar 31 delegasi Taiwan ke fasilitas PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk di Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (13/8) lalu.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari studi lapangan mengenai sumber daya tanaman obat di Indonesia yang berlangsung pada 9–17 Agustus 2026. Rombongan terdiri atas unsur pemerintah, akademisi, pelaku pertanian, praktisi TCM, perusahaan farmasi, serta importir tanaman obat.

Studi ini dilakukan melalui proyek penelitian yang didanai Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan. Salah satu latar belakangnya adalah kebutuhan Taiwan untuk memperluas sumber pasokan tanaman obat setelah pandemi Covid-19 mengganggu rantai pasok dan menyebabkan kenaikan harga bahan baku.

Selama berada di Indonesia, delegasi mempelajari berbagai aspek yang berkaitan dengan tanaman obat, mulai dari ketersediaan dan budidaya, pengumpulan, pengolahan, ekstraksi, sistem penjaminan mutu, regulasi, hingga pengelolaan bahan baku untuk industri herbal.

Sido Muncul menjadi salah satu lokasi penting dalam kunjungan karena delegasi dapat melihat secara langsung bagaimana bahan baku tanaman obat dikelola hingga menjadi produk herbal.

Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Dr. (HC) Irwan Hidayat, mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan perkembangan industri obat bahan alam Indonesia sekaligus membuka ruang pertukaran pengetahuan dengan Taiwan.

“Kami menyambut baik kunjungan delegasi dari Taiwan ini. Bagi kami, kunjungan seperti ini bukan hanya untuk memperkenalkan Sido Muncul, tetapi juga menjadi kesempatan untuk saling bertukar pengetahuan mengenai tanaman obat, standar mutu, penelitian, dan pengembangan industri herbal,” ujar Irwan.

Menurutnya, Indonesia memiliki modal besar berupa keanekaragaman tanaman obat. Namun, kekayaan tersebut harus diikuti dengan pengelolaan yang tepat agar memiliki nilai ekonomi dan daya saing di pasar global.

“Indonesia memiliki sumber daya tanaman obat yang luar biasa. Yang penting adalah bagaimana bahan baku tersebut dibudidayakan dengan baik, diproses secara benar, memiliki standar mutu, dan dibuktikan secara ilmiah,” katanya.

Irwan meyakini jika aspek tersebut terus diperkuat, Indonesia berpeluang menjadi salah satu pemasok bahan baku herbal penting di dunia.

Dalam studi lapangannya, delegasi Taiwan membawa daftar sekitar 100 tanaman obat TCM yang menjadi komoditas utama impor Taiwan. Mereka ingin mengetahui tanaman mana saja yang tersedia dan telah dikembangkan di Indonesia.

Sejumlah tanaman yang selama ini telah diimpor Taiwan dari Indonesia turut menjadi perhatian, antara lain cengkeh, akar Helminthostachys zeylanica, lada, serta rimpang Curcuma longa.

Kajian juga diarahkan untuk mengetahui wilayah budidaya, skala produksi, pola pengelolaan, serta kemungkinan pengembangan tanaman obat TCM baru yang sesuai dengan kondisi agroekosistem Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    ARTIKEL SESAT INI 92: 8? TAIII yg ada pot masih ...
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
12,7 Juta Lulusan Tiongkok ...
Megapolitan
Semangat Kemerdekaan, Solid...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Gunakan Kain Songket dan Ronce saat Peringatan HUT Ke-81 RI, Presiden Prabowo Dinilai Bawa Identitas dan Budaya RI

Gunakan Kain Songket dan Ronce saat Peringatan HUT Ke-81 RI, Presiden Prabowo Dinilai Bawa Identitas dan Budaya RI

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.