Deteksi Dini TBC Jadi Fokus, Pemkab Tangerang Intensifkan Skrining Penyakit Paru-paru.
📅 Jumat, 04 Sep 2026, 10:27 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten, menggenjot dan memperluas cakupan skrining atau deteksi dini tuberkulosis (TBC) melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di daerah tersebut.
"Selain pemeriksaan umum, Pemkab Tangerang kini juga memfokuskan penguatan skrining khusus untuk penyakit paru-paru dan TBC," kata Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid di Tangerang, Jumat.
Ia mengatakan perluasan skrining TBC ini melalui Program CKG didukung oleh pengerahan sumber daya manusia yang memadai, dimana 48 tenaga kesehatan (nakes) dan 28 nakes khusus dikerahkan untuk menangani pemeriksaan paru-paru.
"Sekarang sudah ada 80 orang yang terdaftar untuk pemeriksaan paru-paru. Ini berkat Pak Gubernur, kita semua sosialisasi bahwa ditemukannya, misalkan ada pengidap atau penyakit TBC, itu lebih baik kita untuk segera mengobatinya," jelas Maesyal.
Sementara itu berdasarkan catatan, pencapaian Program CKG di Kabupaten Tangerang telah menembus angka sekitar 1,7 juta pemeriksaan atau mencapai 100,7 persen dari target awal sebanyak 1,6 juta jiwa.
"Bersama dengan petugas kesehatan, baik di puskesmas, di rumah sakit, atau di sekolah-sekolah jemput bola, semuanya sudah bergerak dan sudah berupaya untuk meningkatkan jumlah yang dicek kesehatan gratis," ujar dia.
Sementara itu Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi capaian pelaksanaan CKG di Kabupaten Tangerang yang telah melampaui target pemeriksaan.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat, sekaligus meningkatnya kesadaran warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
"Atas nama pemerintah, kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kabupaten Tangerang atas capaian CKG yang sudah melampaui target," katanya.
Ia mengatakan pelaksanaan CKG di Kabupaten Tangerang ini dilakukan secara rutin setiap Senin dan Kamis, dengan rata-rata dua hingga tiga titik pemeriksaan setiap pekan.
Dia mengatakan dukungan pemerintah daerah bersama jajaran tenaga kesehatan melalui pelayanan langsung dan jemput bola turut mendorong meningkatnya cakupan pemeriksaan masyarakat.
Gubernur Banten juga mengatakan hingga saat ini sekitar 6,6 juta dari 12,9 juta warga Banten telah mengikuti Program CKG. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan respons positif masyarakat terhadap program pemeriksaan kesehatan gratis yang terus didorong pemerintah.
"Capaian kita sampai dengan hari ini sudah kurang lebih 6,6 juta dari 12,9 juta warga Banten. Jadi sudah separuh warga Banten yang diperiksakan kesehatannya," kata Andra Soni.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!