Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Demi Hujan Turun, Helikopter BNPB Terbang 15 Jam Semai Garam di Jambi

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 10:17 WIB | Oleh:
Demi Hujan Turun, Helikopter BNPB Terbang 15 Jam Semai Garam di Jambi Doc: Antara foto/HO-BPBD Kabupaten Tebo
Ket. Lokasi karhutla di areal penggunaan lain (APL) Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo.

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memaksimalkan helikopter untuk pemadaman kawasan lahan terbakar di Provinsi Jambi dengan merampungkan 15 jam 32 menit waktu penerbangan untuk menyemai 8.000 kilogram garam Natrium Klorida (NaCl).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan di Jakarta, Jumat, mengatakan penerbangan dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) itu dilaksanakan intensif sebanyak delapan sortie pada periode 26 Agustus - 2 September 2026.

"Operasi modifikasi cuaca di Jambi telah berlangsung delapan sortie dengan total waktu penerbangan 15 jam 32 menit menggunakan 8.000 kilogram NaCl," kata dia.

Dia menjelaskan penyiraman air dari udara dan penyemaian garam modifikasi cuaca merupakan upaya untuk mengatasi kebakaran lahan, mengingat akumulasi luas lahan terbakar di Jambi hingga Kamis (3/9) telah mencapai 1.879,31 hektare, yang mayoritas melanda wilayah gambut yang sulit dijangkau.

Hasil pemantauan BNPB mencatat terdapat 182 titik panas dan 20 titik api yang tersebar di wilayah Jambi. Dari estimasi 47,5 hektare area yang terbakar pada Kamis (3/9), tim gabungan baru berhasil memadamkan 37 hektare melalui gabungan operasi darat dan water bombing.

Sebaiknya Anda baca juga:

Namun memang, kata Berton, petugas di lapangan menghadapi sejumlah tantangan, termasuk masih minimnya keberadaan awan potensial di Jambi sehingga keberhasilan operasi modifikasi cuaca ini untuk mendatangkan hujan masih terbatas.

"Kondisi cuaca menjadi salah satu tantangan dalam mendukung upaya penanganan karhutla. Berdasarkan hasil pemantauan BMKG, hingga 10 September 2026 diperkirakan belum terdapat pertumbuhan awan," kata dia.

Oleh karena itu tim satuan tugas pemadaman darat Jambi diminta untuk terus bekerja, mulai dari melakukan penyiraman, patroli lapangan, membuat sekat bakar untuk mendukung percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Ekonomi
IHSG Anjlok, HIPMI Ajak Pel...
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.