Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terobosan Energi, Ilmuwan Australia Sulap Urea Jadi Bahan Bakar Roket Masa Depan

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 16:23 WIB | Oleh:
Terobosan Energi, Ilmuwan Australia Sulap Urea Jadi Bahan Bakar Roket Masa Depan Doc: AFP

CANBERRA - Para peneliti di Australia telah mengembangkan strategi elektrokimia untuk mengubah urea menjadi hidrazin, bahan kimia yang digunakan dalam industri farmasi, bahan bakar roket, serta sistem energi baru dan baterai kendaraan listrik.

Strategi ini menggunakan listrik dan natrium klorida untuk mengubah urea menjadi hidrazina, yang menawarkan alternatif potensial bagi metode produksi konvensional, yang selama ini bergantung pada bahan kimia berbahaya dan mengonsumsi energi dalam jumlah besar sehingga biaya produksinya tinggi dan menimbulkan tantangan lingkungan, papar pernyataan yang dirilis pada Selasa (18/8) oleh Universitas Adelaide Australia.

Metode ini dapat menawarkan produksi hidrazina yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis, serta menjadi sumber bahan bakar potensial untuk sel bahan bakar dan misi antariksa berdurasi panjang, kata Wang Pengtang dari Universitas Adelaide, penulis utama dalam studi yang baru-baru ini telah diterbitkan di dalam jurnal Nature Synthesis tersebut.

Dengan menggunakan strategi ini, para peneliti berhasil memproduksi hidrazina dengan hasil tinggi dan menunjukkan fleksibilitas metode tersebut terhadap berbagai sumber urea, termasuk urea murni, air limbah kaya urea, dan urine manusia.

Namun demikian, tantangan teknis praktis dan kendala biaya yang menyertainya masih ada, termasuk akumulasi garam, konsumsi energi selama tahap isolasi produk, serta biaya dan pengoperasian sistem yang berkelanjutan, ujar Wang.

Penelitian di masa mendatang akan berfokus pada pengurangan biaya, penyederhanaan proses pemisahan produk, dan pengembangan desain reaktor yang lebih praktis, ujar Wang. Teknologi ini dapat "menyediakan jalur alternatif yang berkelanjutan untuk manufaktur hidrazina yang ditenagai oleh listrik terbarukan," imbuh Wang. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...

Pemkot Bandung Selidiki Kasus Pengelupasan Pohon

41 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Selidiki Kas...
Luar Negeri
AS Akhirnya Luluh dan Tunda...
Megapolitan
Pemprov DKI Terus Buka Ruan...
Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian yang Kompak Turun pada Rabu (19/8)

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian yang Kompak Turun pada Rabu (19/8)

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.