Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kenapa Warga Bukittinggi Disarankan Pakai Masker? Ini Alasan di Baliknya

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 10:25 WIB | Oleh:
Kenapa Warga Bukittinggi Disarankan Pakai Masker? Ini Alasan di Baliknya Doc: Antara foto/HO Pemkot Bukittinggi
Ket. Suasana berkabut asap di Kota Bukittinggi, Kamis (3/9). Pemerintah daerah setempat menyarankan pemakaian masker untuk antisipasi dampak penurunan kualitas udara yang saat ini terjadi akibat kebakaran lahan di sejumlah daerah di Pulau Sumatra.

BUKITTINGGI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi, Sumatera Barat melalui Dinas Kesehatan Kota (DKK) menyarankan pemakaian masker sebagai langkah antisipasi gangguan pernapasan bagi warga khususnya kalangan anak dan lanjut usia (lansia).

"Melihat kondisi saat ini dan hasil pemantauan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU), masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan masih dapat melaksanakan kegiatan, namun untuk anak-anak, lansia, serta orang yang mengalami gangguan pernapasan disarankan agar mengurangi kegiatan di luar ruangan, jika sangat dibutuhkan maka dianjurkan menggunakan masker," kata Kepala DKK Ramli Andrian di Bukittinggi, Kamis.

Kondisi kabut asap mulai terasa di Kota Bukittinggi Sumatera Barat. Kualitas udara diduga terdampak dari pantauan titik panas yang terjadi di beberapa daerah di Pulau Sumatra berdasarkan pantauan Stasiun Pemantau Atmosfer (Global Atmosphere Watch/GAW) Bukit Kototabang.

Ia mengungkap sumber pencemaran yang terjadi berdasarkan arah angin dominan dari arah Tenggara, Selatan atau bagian Timur wilayah Sumatera Barat, yaitu Sumatera Selatan dan Jambi. Selain itu potensi juga berasal dari wilayah yang berbatasan dengan wilayah Riau, seperti Lima Puluh Kota, Sijunjung dan Dharmasraya.

Kualitas udara saat ini bersifat sementara, terdapat kemungkinan membaik atau menurun tergantung pada pergerakan konsentrasi ISPU. Pemantauan kualitas udara akan terus ditinjau dan Dinas Kesehatan akan terus berkoordinasi bersama pihak Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Kototabang.

"Masyarakat diharapkan untuk tetap tenang dan memantau segala informasi secara resmi serta tetap menjaga kesehatan di tengah kondisi udara terkini," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Bukit Kototabang Sugeng Nugroho mengatakan hasil pemantauan ISPU yang sudah dilakukan, prakiraan konsentrasi PM2.5 atau prediksi tingkat kepadatan partikel udara berukuran sangat kecil di wilayah Kota Bukittinggi adalah 20,5 mikrogram/M3 dengan kategori kualitas udara sedang dengan konsentrasi maksimum sebesar 42 mikrogram.

"Sedangkan untuk prakiraan tanggal 4 September, konsentrasi PM2,5 sebesar 35.8 mikrogram/M3 kategori kualitas udara "sedang" dengan konsentrasi pm2,5 maksimum sebesar 67.2 mikrogram/M3 kategori kualitas udara "tidak sehat" yang diprakirakan terjadi pada dinihari nanti," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Derbi DIY, PSS Versus PSIM Sudah Ditunggu-tunggu

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Derbi DIY, PSS Versus PSIM ...
Advertisement
PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.