Rapat Paripurna DPRD: Pemprov DKI Pastikan APBD 2026 Fokus Banjir Hingga Subsidi Pangan
📅 Kamis, 03 Sep 2026, 16:05 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohSaat ini, distribusi pangan subsidi tersedia di 197 lokasi yang tersebar di lima kota administrasi dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Penambahan dan pemerataan titik layanan tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat sekaligus mengurangi kepadatan antrean.
Selain perubahan APBD 2026, Pemprov DKI memberikan perhatian terhadap penyelenggaraan Kabupaten/Kota Layak Anak agar tidak hanya berorientasi pada pencapaian predikat administratif. Program tersebut diharapkan memberikan dampak langsung terhadap kehidupan dan kesejahteraan anak di Jakarta.
Sejumlah indikator menjadi perhatian, seperti penurunan kasus kekerasan terhadap anak, pengembalian Anak Tidak Sekolah (ATS) ke layanan pendidikan, peningkatan kesejahteraan, serta pemenuhan hak anak. Perlindungan juga diarahkan kepada anak dalam kondisi rentan dan mereka yang membutuhkan perlindungan khusus.
"Fasilitas publik anak seperti RPTRA juga akan terus diperbanyak secara merata dengan memperhatikan kualitas, keamanan, aksesibilitas, serta ramah disabilitas. Perawatan dan pemerataan RPTRA yang ada juga menjadi prioritas," jelas Uus.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemprov DKI juga akan memperkuat layanan kesehatan mental anak melalui konseling, deteksi dini, serta penerapan prosedur standar operasional rujukan di sekolah, puskesmas, dan komunitas. Perlindungan anak di ruang digital turut diperkuat melalui literasi digital, penyaringan konten berbahaya, mekanisme pelaporan perundungan siber, serta perlindungan dari pemrofilan anak.
Pemprov DKI berharap kedua Ranperda tersebut dapat memperoleh persetujuan dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah sesuai tahapan pembahasan bersama DPRD. Optimalisasi APBD 2026 diharapkan dapat memperkuat pelayanan publik sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jakarta.
"Optimalisasi APBD 2026 diharapkan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Jakarta menjadi kota global dan pusat perekonomian yang berdaya saing, berkelanjutan, dan menyejahterakan seluruh warganya," pungkas Uus.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!