Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

HANJABA 2026: Gubernur Pramono Sebut Kreativitas Anak Jadi Gambaran Masa Depan Jakarta

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 15:05 WIB | Oleh:
HANJABA 2026: Gubernur Pramono Sebut Kreativitas Anak Jadi Gambaran Masa Depan Jakarta Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Literasi Hari Anak Jakarta Membaca (HANJABA) Provinsi DKI Jakarta 2026 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Kamis (3/9). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi anak-anak untuk membaca, berkarya, sekaligus menyampaikan gagasan mengenai Jakarta yang mereka kenal dan impikan.

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Literasi Hari Anak Jakarta Membaca (HANJABA) Provinsi DKI Jakarta 2026 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Kamis (3/9). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi anak-anak untuk membaca, berkarya, sekaligus menyampaikan gagasan mengenai Jakarta yang mereka kenal dan impikan.

HANJABA 2026 digelar dalam rangka menyambut 500 tahun Jakarta dengan mengangkat tema “Jakarta dalam Ingatan dan Harapan”. Melalui tema tersebut, anak-anak diajak melihat Jakarta berdasarkan pengalaman mereka kemudian menuangkannya dalam berbagai karya literasi.

Dalam sambutannya, Pramono mengapresiasi kreativitas dan keberanian para peserta dalam mengikuti rangkaian HANJABA 2026. Menurutnya, kemampuan anak-anak dalam mengekspresikan gagasan menjadi modal penting bagi pembangunan Jakarta pada masa mendatang.

“Kalau melihat performa atau tampilan dari anak-anak kita, terus terang saya merasa bahwa Jakarta masa depannya itu colorful, penuh warna. Sehingga kita semua penuh dengan optimisme,” ujar Pramono.

Pramono mengatakan pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu perhatian penting Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Ia menilai pendidikan memiliki peran besar dalam membuka kesempatan sekaligus memutus rantai ketidakberuntungan dalam keluarga.

“Saya meyakini untuk memotong garis ketidakberuntungan dalam keluarga, sekolah itu nomor satu,” tuturnya. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta terus memperluas dukungan agar anak-anak memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan secara layak.

Saat ini, Kartu Jakarta Pintar (KJP) telah diberikan kepada sekitar 707.477 siswa, sedangkan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) telah menjangkau sekitar 15.800 mahasiswa. Mulai tahun depan, Pemprov DKI Jakarta juga akan mengembangkan program LPDP Jakarta untuk membuka kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melanjutkan pendidikan ke universitas terbaik di luar negeri.

Pemprov DKI Jakarta juga memastikan persoalan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak untuk mendapatkan hak pendidikan secara utuh. Salah satu perhatian tersebut diberikan kepada lulusan yang belum mengambil ijazah karena mengalami kendala biaya.

“Karena nggak mungkin sudah lulus nggak bisa mengambil ijazahnya kalau kemudian bukan karena persoalan ekonomi,” tandas Pramono. Menurutnya, persoalan ekonomi tidak seharusnya membuat anak kehilangan hak atas dokumen pendidikan yang telah mereka peroleh.

Lebih lanjut, Pramono menilai HANJABA menjadi contoh bagaimana ruang kreativitas dapat mendorong keberanian anak untuk tampil dan menyampaikan gagasan. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk membantu anak-anak mengembangkan potensi dan kepercayaan diri.

“Saya melihat acara yang seperti ini sangat baik untuk merangsang, merespons, mendorong anak-anak kita untuk bisa dan berani tampil,” ungkapnya. Ia optimistis potensi yang ditunjukkan peserta HANJABA dapat menjadi gambaran mengenai kekuatan SDM Jakarta di masa depan.

“Itulah yang membuat saya meyakini bahwa Jakarta kaya betul dengan sumber daya manusia atau sumber daya anak. Dan itulah yang kemudian membuat saya meyakini bahwa mudah-mudahan Jakarta ke depan akan semakin tangguh,” jelas Pramono.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta Nasruddin Djoko Surjono mengatakan HANJABA dirancang untuk menumbuhkan budaya membaca sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk berpikir, berimajinasi, dan berkarya. Menurutnya, setiap cabang lomba memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengekspresikan kemampuan literasi dengan cara yang berbeda.

Antusiasme terhadap HANJABA 2026 terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 1.640 anak sejak registrasi dibuka pada 28 Juli 2026. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak sepanjang penyelenggaraan HANJABA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Luar Negeri
Rusia Tuduh NATO Ingin Jadi...

PSS Sleman Kini Lebih Siap Mengarungi Liga Super

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSS Sleman Kini Lebih Siap ...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.