Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menbud Ungkap Rekonstruksi Desa Adat Sade Butuh Dana Rp30 Miliar

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 15:55 WIB | Oleh:
Menbud Ungkap Rekonstruksi Desa Adat Sade Butuh Dana Rp30 Miliar Doc: Dokumentasi Kementerian Kebudayaan
Ket. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon

JAKARTA - Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, mengatakan pemulihan kebakaran di Desa Adat Sade, Lombok, NTB menjadi atensi pihaknya. Ia mengatakan pembicaraan rekonstruksi Desa Sade melibatkan lintas kementerian.

"Terkait dengan Kampung Sade kita sudah berkoordinasi dengan Pak Gubernur, saya juga sudah bicara dengan Mensesneg. Tinggal bagaimana karena ada beberapa kementerian atau lembaga juga yang terlibat," kata Menbud dalam Rapat Kerja di Komisi X DPR via YouTube TVR Parlemen, Rabu (2/9) malam.

Ia mengatakan perlu ada pihak yang bertanggung jawab untuk rekonstruksi Desa Sade supaya tak tumpang tindih. Ia lantas menyebut perkiraan rekonstruksi kampung adat itu memerlukan anggaran Rp 25 sampai Rp 30 miliar.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Kementerian Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi akan mengkoordinasikan pengelolaan biaya. Langkah ini dilakukan untuk mencegah tumpang tindih pengelolaan.

"Karena setahu saya kurang lebih untuk rekonstruksi itu mungkin di antara Rp 25 sampai Rp 30 miliar kalau tidak salah. Dengan jumlah 75 rumah adat, 65 kios, ada 1 masjid, dan juga kawasan area," ucap dia.

Pihaknya pun akan mengevaluasi penempatan rumah-rumah adat di sana supaya kejadian yang sama tak terulang. Ia mengatakan beberapa posisi rumah adat saling berdekatan.

"Nah, ini yang sedang kita kaji termasuk juga bagaimana desain rekonstruksinya karena itu beberapa rumah adat itu sangat berdekatan. Aliran listriknya juga perlu dicek, termasuk juga untuk mitigasi bencana terutama tidak ada untuk pemadam kebakaran dan sebagainya," ujar dia.

Menbud ingin ke depannya ada penataan terhadap rumah-rumah di Desa Sade tanpa menghilangkan identitas yang dimiliki. Ia menyebut koordinasi terkait rekonstruksi ini akan melibatkan sejumlah pihak.

"Jadi saya kira ini juga sebelum direkonstruksi perlu ada satu penelaahan supaya ini tidak terulang kembali. Termasuk juga penataan mungkin rumah-rumah adatnya yang begitu mepet, kita berkoordinasi terus dengan sejumlah lembaga," ucap dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.