Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI dan Pemkot Jambi Perkuat Kerja Sama ICT hingga Creative Financing

📅 Senin, 31 Agu 2026, 17:05 WIB | Oleh:
Pemprov DKI dan Pemkot Jambi Perkuat Kerja Sama ICT hingga Creative Financing Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Pemprov DKI memperluas kolaborasi dengan Pemkot Jambi melalui kerja sama di sejumlah sektor strategis. Kolaborasi antara kedua pemerintah daerah tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di Balai Kota Jakarta, Senin (31/8).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Kota Jambi melalui kerja sama di sejumlah sektor strategis. Kerja sama tersebut mencakup teknologi informasi dan komunikasi atau ICT, pengembangan badan usaha milik daerah (BUMD), creative financing, hingga bidang penanggulangan kebakaran.

Kolaborasi antara kedua pemerintah daerah tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di Balai Kota Jakarta, Senin (31/8). Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi wadah pertukaran pengetahuan sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan di masing-masing daerah.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan kerja sama dengan Pemkot Jambi merupakan bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih erat antardaerah. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat menjadi sarana bagi kedua daerah untuk saling berbagi pengalaman dalam mengembangkan kota.

"Pada hari ini, Pemerintah DKI Jakarta melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kota Jambi. Kerja sama ini berkaitan dengan Information and Communication Technology (ICT) dan juga mengenai beberapa hal, termasuk bagaimana mengembangkan kotanya masing-masing," ujar Pramono.

Dalam kerja sama bidang teknologi, Pemprov DKI Jakarta membuka kesempatan bagi Pemkot Jambi untuk mempelajari pengembangan layanan publik berbasis digital. Salah satu sistem yang dapat dipelajari adalah Jakarta Kini atau JAKI, platform layanan publik terintegrasi yang dikembangkan Pemprov DKI Jakarta.

"Kami tadi menyampaikan kepada Bapak Wali Kota untuk dipersilakan kalau Kota Jambi ingin belajar tentang JAKI. Kami membuka diri untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam pengembangan layanan digital," ungkap Pramono.

Selain sektor digital, peluang kolaborasi juga mencakup pengembangan dan pengelolaan BUMD. Beberapa BUMD milik Pemprov DKI yang berpotensi menjadi mitra pembelajaran maupun kerja sama antara lain PT Food Station Tjipinang Jaya, Perumda Sarana Jaya, dan Perumda Dharma Jaya.

Pramono juga memperkenalkan konsep creative financing sebagai salah satu alternatif dalam mendukung pembiayaan pembangunan daerah. Skema tersebut dinilai dapat memberikan pemerintah daerah ruang yang lebih luas untuk menjalankan pembangunan tanpa sepenuhnya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Saya yakin creative financing ini menjadi cara baru bagi pemerintah daerah mempunyai ruang untuk membangun daerahnya masing-masing. Kalau creative financing di Jakarta bisa, mudah-mudahan ini juga menjadi role model bagi daerah lain," kata Pramono.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menyambut positif kerja sama tersebut dan menyatakan keinginan Kota Jambi untuk mempelajari berbagai praktik yang telah diterapkan Pemprov DKI Jakarta. Ia menilai sejumlah inovasi Jakarta dapat menjadi referensi bagi Jambi dalam memperkuat pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

"Kami melihat DKI Jakarta di bawah kepemimpinan beliau banyak sekali kemajuan-kemajuan, terutama di bidang creative financing, pembiayaan-pembiayaan tanpa menggunakan APBD. Kami, Kota Jambi sebagai ibu kota provinsi, ingin banyak belajar," jelas Maulana.

Menurut Maulana, pengelolaan BUMD menjadi salah satu sektor yang ingin dipelajari secara lebih mendalam. Kota Jambi memiliki BUMD yang relatif baru sehingga membutuhkan penguatan tata kelola agar dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan daerah.

"Kami punya BUMD yang baru, mumpung baru mereka harus belajar. Alhamdulillah Pak Gubernur memberikan ruang yang seluas-luasnya. Semua BUMD kami akan coba belajar bersama dengan BUMD yang ada di DKI," ujarnya.

Maulana menambahkan, pengelolaan layanan air minum di Jakarta juga menjadi salah satu praktik yang menarik untuk dipelajari oleh Kota Jambi. Pengalaman Jakarta diharapkan dapat memberikan referensi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan layanan publik di Jambi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Daerah
Balai Besar TNBTS: Gunung S...
Megapolitan
KAI Commuter: Stasiun Karet...
Advertisement
Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Bergerak ke Timur-Tenggara

Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Bergerak ke Timur-Tenggara

31 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.