Rony Parulian Siap Buka “Dunia dan Seisinya” Lewat Album Kedua
📅 Kamis, 03 Sep 2026, 14:55 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Rony Parulian kembali menyapa penikmat musik melalui album keduanya yang bertajuk Dunia dan Seisinya. Album tersebut dijadwalkan dirilis pada 4 September 2026 di bawah naungan Universal Music Indonesia.
Album Dunia dan Seisinya berisi 10 lagu yang memperlihatkan perkembangan Rony sebagai seorang singer-songwriter. Jika album pertamanya menjadi langkah awal untuk memperkenalkan karakter Rony sebagai musisi, karya terbaru ini lebih banyak merekam pengalaman, pemikiran, serta emosi yang membentuk dirinya saat ini.
Konsep album tersebut berangkat dari dua sisi kehidupan yang dijalani manusia, yakni dunia nyata dengan berbagai rutinitas dan persoalannya serta dunia personal yang berada dalam pikiran dan perasaan. Ingatan, harapan, kecemasan, cinta, hingga imajinasi kemudian menjadi bagian yang dirangkai Rony ke dalam sejumlah karya di album keduanya.
Berbeda dari album yang memiliki alur cerita berkesinambungan, Dunia dan Seisinya tidak disusun sebagai perjalanan yang linear. Setiap lagu lahir dari pengalaman dan perasaan berbeda, mulai dari jatuh cinta, harapan, kecemburuan, kerinduan, kompromi, ketidakpastian, hingga proses belajar untuk tetap percaya kepada diri sendiri.
Salah satu lagu yang menjadi bagian penting dalam album tersebut adalah “Dunia Imajiner”. Lagu yang ditulis Rony bersama Lafa Pratomo itu menjadi gambaran mengenai keterlibatan Rony yang semakin dalam dalam proses kreatif pembuatan musik.
“Buat aku, ‘Dunia Imajiner’ itu seperti ruang untuk membayangkan sesuatu yang mungkin belum kita temukan di kehidupan nyata. Kadang kita memang punya dunia sendiri di kepala kita,” ujar Rony.
Menurut Rony, ruang imajinasi tersebut dapat menjadi tempat untuk melarikan diri sekaligus ruang untuk membayangkan kehidupan yang lebih baik. “Bisa jadi tempat untuk melarikan diri, bisa juga tempat untuk membayangkan sesuatu yang lebih baik. Aku rasa semua orang punya ruang seperti itu,” katanya.
Dalam proses produksinya, Lafa Pratomo berperan sebagai produser sekaligus arranger untuk “Dunia Imajiner”. Proses tersebut turut melibatkan Refo Alpha Ramadhan sebagai co-producer dan Kamga sebagai vocal director sehingga karakter vokal Rony dapat menjadi pusat dari keseluruhan aransemen lagu.
Eksplorasi musik Rony tidak hanya dilakukan melalui satu kolaborasi dalam album tersebut. Selain Lafa Pratomo, Dunia dan Seisinya juga melibatkan produser seperti Krisna Trias dan Petra Sihombing yang membawa pendekatan masing-masing dalam membangun karakter musik di 10 lagu.
Meskipun setiap lagu memiliki karakter tersendiri, Rony melihat adanya benang merah yang menyatukan keseluruhan materi album. “Kalau didengarkan satu per satu, mungkin setiap lagu punya dunia sendiri. Tapi ketika semuanya dikumpulkan menjadi satu album, aku merasa ada benang merah yang menghubungkan semuanya,” ujar Rony.
Benang merah tersebut hadir melalui berbagai cerita mengenai cinta, imajinasi, kehidupan, serta pilihan seseorang untuk terus melangkah. Karena itu, Dunia dan Seisinya tidak hanya menjadi nama album, tetapi juga menggambarkan berbagai hal yang dapat memenuhi kehidupan seseorang.
Dalam proses penggarapan album, Rony turut terlibat dalam penulisan keseluruhan materi bersama sejumlah musisi dan kolaborator. Nama-nama yang terlibat dalam proses penulisan antara lain Lafa Pratomo, Petra Sihombing, Rendy Pandugo, Krisna Trias, serta sejumlah kolaborator lainnya.
Judul-judul lagu dalam album tersebut juga dibuat dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Beberapa di antaranya adalah “Aku Cemburu”, “Kau Akan Sampai”, dan “Kencan Pertama”, sementara “Dunia Imajiner” serta “Selamanya, Kini & Nanti” memberikan ruang interpretasi yang lebih luas bagi pendengar.
Rony mengatakan proses pembuatan album keduanya menjadi bagian dari perjalanan dirinya, baik sebagai manusia maupun sebagai musisi. “Aku ingin album ini terasa seperti perjalanan. Bukan cuma perjalanan musik, tapi juga perjalanan aku sebagai manusia dan sebagai musisi,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!