Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD Jabar Bongkar Masalah Sampah Lintas Daerah, Raperda PPLH Segera Dikaji

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 00:06 WIB | Oleh:
DPRD Jabar Bongkar Masalah Sampah Lintas Daerah, Raperda PPLH Segera Dikaji Doc: Antara foto
Ket. Anggota Pansus XV DPRD Jabar Ahab Sihabudin (tengah) saat memberikan keterangan di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (2/9).

CIREBON - Panitia Khusus (Pansus) XV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mengkaji penanganan sampah lintas daerah, termasuk di Cirebon, Jabar, sebagai bahan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Raperda PPLH).

Anggota Pansus XV DPRD Jabar Ahab Sihabudin mengatakan kajian tersebut dilakukan dengan melihat langsung persoalan pengelolaan sampah dan lingkungan di daerah, termasuk Kota Cirebon.

"Kita ingin mengetahui bagaimana cara pengolahan dan pengelolaan yang dilakukan pihak kota terhadap persoalan sampah dan lingkungan," kata Ahab saat ditemui di Kota Cirebon, Rabu.

Ia mengatakan penanganan sampah perlu dilihat secara menyeluruh, karena persoalan lingkungan di satu daerah dapat berkaitan dengan kondisi wilayah lainnya.

Menurut Ahab, Pansus XV perlu menghimpun informasi dari pemerintah daerah untuk merumuskan kebijakan yang dapat diterapkan di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.

"Nanti ini harus melingkup se-Jabar, sehingga dari satuan-satuan penanggulangan ini nanti kita akan ramu," ujarnya.

Ia menuturkan Pansus XV saat ini masih berada pada tahap pengumpulan data, untuk menyusun materi Raperda PPLH.

Data yang dihimpun, kata dia, meliputi kondisi faktual di lapangan serta kebijakan pengelolaan lingkungan yang telah diterapkan oleh pemerintah daerah.

"Ini baru sebulan, kita masih pengumpulan data, baik data formil maupun kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah daerah," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon Fina Amalia Purwantini mengatakan pihaknya menyampaikan persoalan sampah dari wilayah hulu, sebagai salah satu masukan kepada Pansus XV.

Menurut dia, sampah dari Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Kuningan terbawa melalui aliran sungai hingga masuk ke wilayah Kota Cirebon dan berpotensi mencemari laut.

"Kami mohon ada beberapa yang bisa dilakukan trash barrier atau penahan sampah, sehingga sampah itu tidak ke laut," katanya.

Ia mengatakan pemasangan trash barrier dapat dilakukan di wilayah perbatasan kabupaten dan kota, untuk menahan sampah sebelum masuk ke sungai-sungai di Kota Cirebon.

Pihaknya telah menyampaikan usulan tersebut kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung, sebagai langkah awal penanganan sampah yang berasal dari wilayah hulu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...

Asian Games 2026, PBVSI Panggil 12 Pemain Voli Putri

17 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Asian Games 2026, PBVSI Pan...

PBVSI Umumkan Daftar Pemain Voli Putra Asian Games 2026

20 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PBVSI Umumkan Daftar Pemain...
Olahraga
Folarin Balogun Batal Gabun...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.