Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fasilitasi Akses Pejalan Kaki di Tegal Alur, Pemkot Jakarta Barat Siapkan Jembatan Baja Sementara

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 12:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Fasilitasi Akses Pejalan Kaki di Tegal Alur, Pemkot Jakarta Barat Siapkan Jembatan Baja Sementara Doc: ANTARA
Ket. Kondisi jembatan sementara untuk pejalan kaki di RT02/RW02, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Senin (31/8/2026).

JAKARTA – Pemerintah Kota Jakarta Barat menyiapkan pembangunan jembatan sementara berbahan baja wide flange (WF) untuk memfasilitasi akses pejalan kaki di Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengatakan pembangunan jembatan sementara tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua minggu.

“Ketika ini nanti disepakati, dua minggu akan dibangun jembatan tersebut. Artinya bahwa jembatan saat ini sebagai jembatan alternatif yang sementara yang dibuat dari kayu, ini akan dibongkar bersama,” kata Iin saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (01/9).

Adapun jembatan itu dibangun sebagai akses penghubung warga selama pekerjaan proyek berlangsung  dan membuat jembatan sebelumnya dibongkar.

Menurut Iin, sebenarnya warga masih memiliki akses melalui dua jembatan lain yang berada di sisi kanan dan kiri lokasi jembatan yang sebelumnya dibongkar.

Namun, masyarakat tetap menginginkan jembatan di lokasi tersebut karena dinilai menjadi jalur yang lebih cepat untuk menghubungkan kawasan permukiman warga.

“Namun ketika kami melihat, ini harus lebih proper, sehingga kami diskusi di sini dengan teman-teman dari Adhi Karya. Dan ada kesepakatan dari Adhi Karya untuk membuatkan jembatan sementara yang lebih kuat, lebih kokoh, tapi untuk jalan orang, itu akan lebih baik,” kata Iin.

Iin menegaskan jembatan sementara tersebut nantinya hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki. Jembatan tidak dapat digunakan untuk sepeda motor maupun kendaraan lainnya.

“Dari diskusi ini ada solusi bahwa akan ada waktu selama dua minggu kurang lebih, dari mulai perencanaan sampai konstruksi, akan dibangun jembatan, sifatnya sementara tetap, tapi konstruksinya lebih kokoh untuk orang, bukan untuk kendaraan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Subkelompok Pengembangan Pesisir Pantai, Bidang Pengendalian Rob dan Pesisir Pantai Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Yursid Suryanegara mengatakan jembatan sementara tersebut akan menggunakan material baja WF.

Menurut Yursid, penggunaan baja dipilih karena jembatan hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki. Dengan demikian, konstruksinya dapat dibuat lebih sederhana, tetapi tetap kuat dan kokoh.

“Karena hanya untuk orang, jadi kita pakai baja. Baja WF, nanti mungkin dengan lebar 80 sampai 90 sentimeter,” kata Yursid.

Yursid menjelaskan untuk akses warga menuju jembatan, pihaknya akan membuat tangga. Hal itu karena konstruksi jembatan tidak didesain bagi sepeda motor maupun kendaraan lainnya.

“Konstruksinya nanti untuk naiknya dibuatkan tangga, tidak ada ramp karena tidak ditujukan untuk motor ataupun kendaraan lain, sehingga hanya untuk pejalan kaki, untuk jembatan penyeberangan orang,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang Mulai 1 September

Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang Mulai 1 September

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.