Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Secangkir Inovasi dari Desa Sukogidri, Okra Berubah Jadi Bubuk Kopi

📅 Senin, 31 Agu 2026, 22:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Sementara itu, Dosen pembimbing Promahadesa Unej, Bayu Aprillianto mengatakan bahwa inovasi itu merupakan contoh bagaimana kegiatan pengabdian dapat menghubungkan potensi pertanian dengan pengembangan kewirausahaan masyarakat.

"Nilai sebuah komoditas tidak berhenti pada hasil panen. Tantangannya adalah bagaimana hasil pertanian dapat diolah, dikemas, dan diposisikan menjadi produk yang memiliki nilai tambah, sehingga mahasiswa dapat berperan sebagai penghubung antara pengetahuan akademik, kreativitas, dan potensi yang dimiliki masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, keberlanjutan inovasi perlu didukung dengan pengembangan aspek nonproduksi, terutama kualitas produk, konsistensi proses, kemasan, identitas merek, serta strategi pemasaran.

Kopi okra masih merupakan titik awal. Setelah produk terbentuk, tahap berikutnya memastikan kualitasnya konsisten, memahami penerimaan konsumen, memperkuat branding, dan melihat model bisnis yang realistis.

"Dengan pendekatan tersebut, inovasi tidak berhenti sebagai produk pengabdian, tetapi memiliki peluang untuk berkembang menjadi aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, inovasi kopi okra menjadi bagian dari upaya mendorong diversifikasi hasil pertanian dan memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengembangkan produk berbasis sumber daya lokal. Produk tersebut masih memiliki ruang pengembangan, baik dari sisi formulasi, kemasan, identitas produk, maupun strategi pemasaran agar mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Nasional
Bupati Bogor Akhirnya Buka ...
Daerah
UMKM Pariaman Siap Naik Kel...

Karhutla Lereng Semeru Meluas, Area Terdampak Capai 600 Hektare

23 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Karhutla Lereng Semeru Melu...
Advertisement
Badan Geologi Sebut Erupsi Sinabung Berpotensi Diikuti Letusan yang Lebih Besar

Badan Geologi Sebut Erupsi Sinabung Berpotensi Diikuti Letusan yang Lebih Besar

31 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.