Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kodam VI/Mulawarman Pulihkan Ekosistem Pascakarhula di Kaltim dan Kaltara

📅 Minggu, 30 Agu 2026, 06:03 WIB | Oleh:
Kodam VI/Mulawarman Pulihkan Ekosistem Pascakarhula di Kaltim dan Kaltara Doc: antara foto
Ket. Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono di Balikpapan, Sabtu (29/8).

BALIKPAPAN - Kodam VI/Mulawarman bersama unsur terkait memulai upaya pemulihan ekosistem dan mengoptimalkan sumber air untuk mengembalikan kondisi lingkungan terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara).

"Bulan ini kami melakukan upaya pemulihan, di antaranya penanaman pohon kembali di tempat bekas kebakaran ataupun lahan gundul, termasuk bantaran sungai," kata Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono di Balikpapan, Sabtu (29/8).

Menurut Pangdam, pemulihan vegetasi penting untuk mengembalikan fungsi ekologis kawasan yang kehilangan tutupan pohon akibat karhutla.

Penanaman kembali dilakukan secara bertahap dengan melibatkan TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, ulama, serta masyarakat.

Sinergi antarunsur tersebut tidak hanya dibutuhkan saat menghadapi bencana, tetapi juga dalam menjaga lingkungan dan menekan risiko karhutla yang dapat kembali muncul selama periode kemarau.

Selain penghijauan, pemerintah dan unsur terkait mengoptimalkan infrastruktur sumber air yang telah tersedia.

Embung yang sebelumnya dibangun kembali diaktifkan untuk mendukung ketersediaan air di tengah minimnya curah hujan.

"Sumur-sumur bor yang telah kita bangun juga menjadi sumber air bersih, bahkan sampai dengan untuk pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan," jelas Krido Pramono.

Ia menambahkan ketersediaan sumber air menjadi krusial di tengah kondisi kemarau dan meningkatnya suhu lingkungan.

Air tidak hanya dibutuhkan untuk kebutuhan masyarakat, tetapi juga mendukung operasi pemadaman jika titik api kembali muncul.

Di sisi lain, upaya menghadapi kondisi tersebut juga dilakukan melalui pendekatan spiritual berupa doa bersama dan shalat istisqa yang digelar serentak di sejumlah wilayah Kaltim dan Kaltara untuk memohon turunnya hujan.

"Karena kita juga tidak jauh dari kekurangan dan kelemahan. Hanya Allah Subhanahu wa Ta'ala yang memberikan bantuan, di antaranya hujan dan tercegah dari segala macam bencana," katanya.

Pangdam menekankan bahwa menjaga lingkungan bukan semata tanggung jawab pemerintah dan aparat, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat luas melalui penanaman pohon, menjaga sumber air, dan tidak membakar lahan.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga keberlanjutan fungsi lingkungan sekaligus mengurangi risiko bencana yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Rona
Dua Bagian Bertolak Belakan...

Gampang SSK Harus Dirasakan Warga

55 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Gampang SSK Harus Dirasakan...
Olahraga
Menghitung Peluang Janice J...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.