Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMKM Pariaman Siap Naik Kelas! Pemkot dan BBPOM Perkuat Sinergi

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 00:03 WIB | Oleh:
UMKM Pariaman Siap Naik Kelas! Pemkot dan BBPOM Perkuat Sinergi Doc: Antara foto/HO-Diskominfo Pariaman
Ket. Wako Pariaman, Sumbar Yota Balad.

PARIAMAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman dan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang memperkuat sinergi guna mendorong pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) setempat untuk meningkatkan kualitas agar mampu menembus pasar dunia.

"Kami akan terus lakukan kolaborasi dengan BBPOM di Padang terkait pengembangan kapasitas UMKM agar bisa naik kelas dan juga dalam hal pengawasan obat dan makanan yang berdampak pada kesehatan masyarakat," kata Wali Kota Pariaman Yota Balad di Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Senin.

Ia mengatakan Pemkot Pariaman siap mendukung program BBPOM, khususnya dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas pelaku UMKM serta memastikan produk yang beredar aman bagi masyarakat.

Menurut dia, peningkatan kualitas UMKM penting dilakukan agar pelaku usaha semakin termotivasi memperbaiki produknya, sehingga mampu bersaing tidak hanya di pasar lokal dan nasional, tetapi juga memiliki peluang memasuki pasar internasional.

"Mewujudkan UMKM-UMKM Kota Pariaman naik kelas itu sangat penting agar mereka bisa lebih termotivasi dalam meningkatkan kualitas produk mereka," katanya.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pariaman Deddy Kurinia Illahi menyebutkan jumlah pelaku UMKM di daerah itu hingga akhir 2025 tercatat sekitar 13 ribu pelaku usaha.

Diperkirakan jumlah tersebut bertambah pada 2026 melihat banyaknya pelaku UMKM baru muncul di Pariaman serta program pembinaan yang dilakukan pemerintah setempat.

Namun pelaku UMKM tersebut, Deddy masih banyak bersifat lokal sehingga hanya mengharapkan perputaran uang di dalam daerah. Ia berharap pelaku UMKM di Pariaman menjadi pengusaha yang memasarkan produk ke luar daerah bahkan keluar negeri.

Terpisah, Kepala BBPOM di Padang Irwan mengatakan hingga saat ini terdapat lima UMKM di Pariaman yang telah berhasil naik kelas, salah satunya adalah Abrofood yang memproduksi bumbu olahan rendang instan.

"UMKM yang kita harapkan bisa naik kelas tentu saja UMKM yang berkaitan dengan obat dan makanan, apakah itu obat tradisional, kosmetik, dan pangan olahan," ujarnya.

Namun, lanjutnya sampai saat ini yang paling banyak adalah UMKM olahan yang berkaitan dengan mi dan bumbu rendang.

Ia berharap Pemkot Pariaman dapat mendorong pelaku usaha agar naik kelas dengan motivasi dan pendampingan agar mampu meningkatkan kualitas usahanya.

Ia juga berharap Pemkot Pariaman juga mendorong pelaku usaha yang naik kelas dapat memenuhi dan menjalankan peraturan yang berlaku agar kualitas dan keamanan produknya dapat dipertahankan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.