Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelni Angkut 282,5 Ton Bantuan Kemanusiaan Tahap Kedua untuk Bencana Gempa NTT

📅 Minggu, 30 Agu 2026, 15:45 WIB | Oleh:
Pelni Angkut 282,5 Ton Bantuan Kemanusiaan Tahap Kedua untuk Bencana Gempa NTT Doc: ANTARA/HO-Pelni
Ket. Pelni angkut 282,5 ton bantuan tahap dua untuk korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).

JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni (Persero) kembali mengangkut 282,5 ton barang bantuan kemanusiaan tahap kedua guna mempercepat pemulihan korban bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (30/8).

"Barang bantuan kemanusiaan sebanyak 282,5 ton diangkut dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta menuju Pelabuhan Lorens Say, Maumere, Nusa Tenggara Timur," kata Direktur SDM dan Umum Pelni Heri Purnomo dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Pelni mengucapkan terima kasih kepada seluruh instansi dan organisasi yang memanfaatkan program angkutan gratis dari pemerintah untuk membantu korban bencana gempa NTT.

Program angkutan gratis untuk barang bantuan kemanusiaan bagi korban bencana NTT dengan kapal Pelni didukung oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Heri menyebutkan Kemenhub memberikan persetujuan untuk potongan harga 100 persen atas tarif barang dengan kapal penumpang Pelni, khusus untuk barang bantuan bencana.

Sementara itu, Kepala Cabang Pelni Jakarta Muhammad Ardiansyah mengatakan pengangkutan bantuan tersebut dibagi ke dalam dua kapal penumpang Pelni karena jumlah barang yang harus dikirim cukup banyak.

Sebanyak 135 paket barang seberat 67,5 ton diangkut menggunakan KM Tidar yang berangkat dari Jakarta pada Sabtu (29/8).

Angkutan berikutnya sebanyak 250 paket bantuan seberat 125 ton dan 5 unit kontainer ekuivalen 90 ton akan dibawa oleh KM Dobonsolo dari Jakarta pada Senin (31/8).

KM Tidar dinakhodai oleh Capt. Noviansyah Syafrudin, dan KM Dobonsolo oleh Capt. Ahmad.

"Kami pastikan seluruh barang bantuan diterima dengan baik sampai ke NTT via Pelabuhan Lorens Say, Maumere," ujar Ardiansyah.

Sekretaris Perusahaan Ditto Pappilanda menambahkan pada pengangkutan gelombang kedua tersebut, barang bantuan berasal dari sejumlah instansi dan organisasi.

Selain dari Kementerian Perhubungan RI, bantuan juga berasal dari Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta dan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok.

Kemudian barang bantuan juga bersumber dari Pelindo, LEN, Pindad dan Wijaya Karya termasuk dari perusahaan swasta, lalu Dewan Pengurus Cabang Indonesian National Shipowners’ Association (DPC INSA) Jaya, Relawan Nusantara, hingga partai politik dan organisasi masyarakat.

"Bantuan juga berasal dari DPP Partai Fraksi (salah satu partai politik di) DPR RI, dan ormas PPK Kosgoro 1957 yang diserahkan langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati," kata Ditto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Megapolitan
PT KAI Siapkan Transformasi...

PLN Siap Salurkan Listrik dari PSEL Kota Bekasi

43 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
PLN Siap Salurkan Listrik d...
Megapolitan
Pemkot Bogor Tata Calon Lah...
Advertisement
Investor Masih Berbondong-bondong Antre Masuk KEK Kendal dan Batang, Ada Apa?

Investor Masih Berbondong-bondong Antre Masuk KEK Kendal dan Batang, Ada Apa?

30 Aug 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.