Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gempa Flores Rusak 4 Pasar Tradisional, Mendag: Pasar Inpres Ruteng Ditutup Sementara

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 18:42 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Gempa Flores Rusak 4 Pasar Tradisional, Mendag: Pasar Inpres Ruteng Ditutup Sementara Doc: Antara
Ket. Gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) merusak banyak bangunan

JAKARTA – Gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) merusak sejumlah sarana perdagangan. Berdasarkan identifikasi awal Kementerian Perdagangan, terdapat 4 pasar tradisional yang terdampak dengan tingkat kerusakan berbeda. Salah satunya Pasar Inpres Ruteng di Manggarai yang mengalami kerusakan pada bagian tiang sehingga ditutup sementara demi keselamatan.

Hal itu disampaikan Menteri Perdagangan Budi Santoso saat menyerahkan bantuan “Kemendag Peduli” senilai Rp250 juta kepada Kepala Badan Penghubung Provinsi NTT Florida Taty Satyawati di Jakarta, Minggu (17/8). Penyerahan dilakukan bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kementerian Perdagangan.

“Identifikasi awal kami menunjukkan, terdapat empat pasar yang terdampak. Salah satunya, yaitu Pasar Inpres Ruteng di Manggarai yang rusak di bagian tiang. Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pasar tersebut tidak digunakan untuk sementara waktu demi keselamatan masyarakat,”ujar Mendag Busan.

Mendag menegaskan pemulihan sarana perdagangan menjadi bagian penting dalam proses pemulihan pascabencana. Pasar rakyat, kios, dan sarana perdagangan lainnya memiliki peran strategis untuk menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat.

“Sarana perdagangan ini penting karena menjadi tempat masyarakat beraktivitas dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Setelah kondisi darurat tertangani, kami ingin perdagangan dapat segera pulih. Pedagang bisa kembali berjualan dan masyarakat bisa kembali beraktivitas,” tuturnya.

Bantuan dan Jaga Pasokan Pokok

Bantuan Kemendag Peduli sebesar Rp250 juta merupakan hasil donasi keluarga besar Kemendag sejak pagi hingga siang hari. Ini merupakan tahap pertama penyaluran dan akan terus digalang untuk masyarakat terdampak di NTT.

Selain infrastruktur, Mendag juga memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok di wilayah terdampak. Kemendag telah berkoordinasi dengan distributor di luar wilayah bencana dan provinsi terdekat agar pasokan ke NTT tetap terjaga.

Koordinasi diperkuat melalui tim yang dipimpin Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri bersama pemerintah daerah dan pelaku usaha, termasuk ritel modern.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pelaku usaha, termasuk ritel modern, dan mereka menyampaikan pasokan masih aman. Saat ini, fokus ada pada penanganan darurat pascabencana,” ungkap Mendag Busan.

Menurut Mendag, peringatan kemerdekaan menjadi momentum memperkuat kepedulian dan semangat gotong royong membantu saudara yang sedang menghadapi musibah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Pemkot Kembali Gelar Bandun...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Lagi! Walkot Farhan: Jam Operasionalnya Pukul 08.00-16.00 WIB

Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Lagi! Walkot Farhan: Jam Operasionalnya Pukul 08.00-16.00 WIB

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.